Meski Diguncang Skandal, Pendapatan Facebook di Kuartal I 2018 Masih Tinggi

0
291

Berempat.com – Posisi Facebook bisa dibilang tersudut saat skandal pencurian data oleh Cambridge Analytica mencuat. Sang pendiri, Mark Zukenberg bahkan harus berurusan dengan pengadilan di Amerika Serikat lantaran hal tersebut. Pascaskandal tersebut berbagai spekulasi pun bermunculan. Termasuk para analisis yang memprediksi pendapatan Facebook akan terjun bebas.

Namun, melansir dari Reuters, faktanya Facebook berhasil membukukan pendapatan kuartal I 2018 sebesar US$ 11,97 miliar. Pendapatan tersebut melampaui perkiraan analisis yang memprediksi hanya US$ 11,41 miliar. Perusahaan yang bermarkas di Silicon Valley, Amerika Serikat (AS) ini paling besar mendapatkan pemasukan dari penjualan iklan yang dipersonalisasi kepada penggunanya.

Pendapatan bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham Facebook naik menjadi US$ 4,99 miliar atau US$ 1,69 per saham. Pada periode sebelumnya kuartal I 2017, pendapatan bersih Facebook yang diatribusikan kepada pemegang saham baru US$ 3,06 miliar atau US$ 1,04 per saham.

Menurut Manajer Portofolio Senior Daniel Morgan, hal ini dapat menegaskan bahwa Facebook akan baik-baik saja. “Semua orang terus berbicara tentang bagaimana hal-hal buruk untuk Facebook, tetapi laporan penghasilan ini bagi saya sangat positif, dan menegaskan kembali bahwa Facebook baik-baik saja, dan mereka akan bisa melalui ini,” ujarnya.

Berbanding lurus dengan naiknya pendapatan, pengguna aktif bulanan Facebook pada kuartal I 2018 pun naik 13% dari tahun sebelumnya menjadi 2,2 miliar.

Seiring dengan meningkatnya pendapatan, Chief Financial Officer Facebook David Wehner pun mengatakan kepada analis bahwa biaya tahun ini juga akan tumbuh antara 50% dan 60%. Naiknya biaya tersebut lantaran Facebook ingin meningkatkan kemanan, termasuk membiayai upaya mencabut akun palsu, menghapus ujaran kebencian, dan video kekerasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.