Berkinerja Baik, Investor Singapura Tertarik Berinvestasi di Jakarta

0
408

Sukses memimpin Ibu Kota Jakarta menjadi kota dengan tingkat pertumbuhan diatas pertumbuhan ekonomi Indonesia menarik banyak investor menanamkan investasinya di Jakarta. Dengan pertumbuhan ekonomi diatas 6%, Jakarta layak dipilih sebagai kota investasi di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Produk Domestik Bruto (PDB) tahun 2018 mencapai Rp.14.837,4 triliun. Sementara itu, PDB mencapai Rp. 2.559,17 triliun, artinya Provinsi DKI Jakarta berkontribusi sebesar 17,2 % terhadap PDB nasional. Tentu ini menjadikan Jakarta memberikan kontribusi terbesar dibanding provinsi lain.

Sementara itu Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis realisasi investasi di DKI Jakarta mencapai Rp. 114,2 triliun naik 5,1% dari investasi tahun sebelumnya Rp. 108,6 triliun. Capaian ini yang menjadikan Provinsi DKI Jakarta sebagai kota yang layak sebagai pusat investasi di kawasan Asia.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra mengatakan guna memfasilitasi permintaan banyak Negara untuk berinvestasi di Jakarta dilayani melalui Jakarta Investment Centre (JIC).

“JIC hadir guna mensinergikan pembangunan perekonomian antara pemerintah dan investor sehingga memudahkan  berusaha serta peningkatan realisasi investasi di DKI Jakarta”, ujar Benni.

Benni mengatakan, sudah ada pebisnis Singapura yang tergabung dalam Singapore Business Federation (SBF) telah memanfaatkan layanan Jakarta Investment Center (JIC) yang berada di lantai 5, Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta.

“JIC memfasilitasi pebisnis Singapura berinvestasi atau memulai usaha di Jakarta serta mendorong kegiatan Business to Business Matching dengan perusahaan di Jakarta dan pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor smart cities dan infrastruktur,” paparnya.

Ada 15 proyek potensial yang ditawarkan seperti transit oriented development (TOD) Lebak Bulus; Jakpro Waterfront City milik PT Jakarta Propertindo (Perseroda); Sentra Primer Tanah Abang milik Perumda Pembangunan Sarana Jaya; Proyek milik PT. Kawasan Berikat Nusantara, seperti Hunian Sarang Bango dan Area Development; Multipurpose Dock, Water Treatment Plan, serta Proyek milik Gunung Kartiko, seperti Data Center, IOT Platform, GPON Office & HRB, Internet Service Provider, Digital Signage, Electronic Road Pricing, Smart Stadium, dan Tower Provider.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.