Tokomodal Targetkan Penyaluran Pinjaman Rp1 Triliun di Tahun Ini

0
279

Berempat.com – PT Toko Modal Mitra Usaha (Tokomodal) menargetkan adanya pertumbuhan penyaluran pinjaman di tahun ini hingga Rp1 triliun. Angka tersebut cukup tinggi jika dibandingkan dengan realisasi pinjaman di tahun 2018 yang berhasil disalurkan Tokomodal, yakni Rp134 miliar dengan rata-rata pinjaman Rp1,5 juta.

“Totalnya ada 95.000 transaksi. Satu OBA (Outlet Binaan Alfamart) per bulan bisa lima kali transaksi,” ungkap Co-Founder Tokomodal Chris Antonius saat dihubungi, Senin (11/2).

Sementara dari jumlah peminjam, Tokomodal menargetkan dapat bertambah mencapai 30.000 warung di tahun ini. Target tersebut pun cukup tinggi dibanding realisasi tahun lalu yang berjumlah 8.000 warung.

Sampai saat ini, Tokomodal telah memberikan pinjaman kepada OBA yang tersebar di 22 provinsi dan 50 kota di Indonesia. Chris menyebut bahwa mayoritas warung berada di Serang, Tangerang, Karawang, dan Malang.

Tokomodal sendiri memang khusus bekerja sama dengan Alfamart untuk memberikan pinjaman, yakni hanya kepada warung yang sudah bekerjasama dengan Alfamikro. Setidaknya, sudah ada 40.000 OBA yang sudah terdaftar di Alfamikro.

Di Tokomodal, setiap warung bisa mendapat pinjaman mulai dari Rp300.000-Rp4,5 juta per pinjaman, dengan plafon Rp10 juta. Dengan demikian, apabila pinjaman sudah sampai batas plafon, maka peminjam harus melunasi dulu pinjaman sebelumnya apabila ingin mengakses pembiayaan lagi.

Adapun  jangka waktu pinjaman yang diberikan Tokomodal adalah 7-14 hari dengan bunga 1% per 14 hari.

Untuk proses pengembalian pinjaman, OBA cukup datang ke Alfamart atau menitipkannya ke member relation officer (MRO) Alfamikro.

“Bagi pemilik warung yang ingin mendapatkan fasilitas Tokomodal harus mendaftar menjadi OBA ke Alfamikro terlebih dahulu. Lalu, OBA harus bisa mengoperasikan smartphone Android karena pemesan barang ke Alfamikro akan menggunakan aplikasi. Dengan menjadi OBA, warung bisa mendapatkan barang dengan harga lebih murah 12%-20% dibanding konsumen biasa yang berbelanja di Alfamart,” terang Chris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.