Ekspansi ke India, Kini Kebab Turki Baba Rafi Sudah Ada di 10 Negara

0
858
Franchise Development Baba Rafi. Syamsir (kiri) usai konferensi pers di Jakarta, Kamis (7/2). (Kompas.com/Yoga Sukmana)

Berempat.com – Merek franchise kuliner asal Indonesia, Kebab Turki Baba Rafi kembali merambah ke negara baru sebagai tujuan ekspansinya. Kali ini, India menjadi negara tujuan merek besutan Hendy Setiono untuk melebarkan sayapnya. Dengan begitu, Kebab Turki Baba Rafi telah beroperasi di 10 negara, yaitu India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Bangladesh, Singapura, Srilanka, Brunei Darussalam, China, dan Belanda.

“Selama lebih dari 15 tahun Baba Rafi beroperasi, kami secara konsisten melakukan ekspansi bisnis yang mengedepankan sistem menguntungkan (profitable), terjangkau (affordable), dan inovatif (innovation). Hal ini yang membawa kami tumbuh dan menjadi modal memasuki pasar baru di negara lain, seperti kali ini India,” terang Hendy dalam keterangan resminya, Kamis (7/2).

Menurut Hendy, India memiliki banyak kemiripan dengan Indonesia dalam hal cita rasa makanan. Di samping itu, jumlah populasi India cukup besar sehingga menjadi pasar yang potensial bagi Baba Rafi.

Hendy Setiono sendiri memulai bisnis Kebab Turki Baba Rafi pada 2003 silam. Saat itu ia memulainya dari bisnis gerobakan. Sampai pada tahun 2005, ia pun mulai membuka konsep waralaba pada bisnisnya, yang kemudian terus berkembang hingga berkonsep resto. Kini Kebab Turki Baba Rafi telah memiliki hampir 1.300 outlet yang tersebar di 10 negara.

Selain fokus mengembangkan bisnisnya, Hendy pun memiliki visi untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan di Indonesia. Ia pun mendirikan Baba Rafi Academy sebagai bentuk kepeduliannya dalam menumbuhkan pelaku wirausaha.

Akademi ini telah diselenggarakan sebanyak enam kali dengan lebih dari 100 peserta dari wirausahawan muda yang telah memiliki usaha mandiri selama lebih dari satu tahun.

“Sudah saatnya para pengusaha lokal yang berhasil mengembangkan usahanya dapat memberikan dukungan kepada para pengusaha muda dan UKM untuk turut membantu perkembangan kewirausahaan di Indonesia, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Hendy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.