Tangerang, Bekasi, dan Bogor Lebih Dilirik Pembeli Rumah Daripada Jakarta

0
2498
Ilustrasi pameran. (Harian Jogja/Gigih M. Hanafi)

Berempat.com – Minat konsumen untuk membeli rumah di Jakarta diklaim oleh Lamudi terus menurun setiap tahunnya. Menurut analisa yang dilakukan, pada 2017 orang yang berminat membeli rumah di Jakarta mencapai 319.200, sedangkan pada 2018 turun menjadi 229.200 orang.

Angka tersebut didapatkan setelah Lamudi melakukan analisa menggunakan historical data para pencari properti melalui google di Kota Jakarta.

Managing Director Lamudi, Mart Polman mengungkapkan, mahalnya harga rumah yang tak sebanding dengan penghasilan konsumen membuat minat untuk membeli rumah di Jakarta menjadi turun. Upah Minimum Provinsi (UMP) di Jakarta saja untuk saat ini sebesar Rp3.648.035.

“Karena kondisi seperti inilah, makanya tak heran saat ini banyak warga Jakarta, khususnya para milenial yang lebih tertarik untuk membeli rumah di kawasan perbatasan dengan Jakarta seperti Bekasi, Tangerang atau Bogor,” terang Mart dalam keterangan resminya, Selasa (29/1).

Menurutnya, kenyataan sulitnya bisa memiliki rumah di Jakarta harus menjadi perhatian banyak pihak. Apalagi, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 49,91% penduduk Jakarta belum memiliki rumah. Rata-rata dari mereka masih tinggal bersama orang tua atau mengontrak.

Mengontrak atau menyewa rumah memang masih menjadi solusi bagi konsumen agar bisa tetap tinggal di Jakarta. Sebab, berdasarkan data dari Lamudi peminat untuk menyewa rumah di Jakarta mengalami peningkatan. Bila di tahun 2017 angka pencarian rumah sewa di Jakarta tercatat 106.200 orang, maka di tahun 2018 meningkat menjadi 112.440 orang.

Untuk area pencarian informasi sewa rumah yang favorit berada di wilayah Tebet dengan rata-rata harga sewa Rp900.000/meter per segi. Kemudian Cibubur Rp550.000/meter per segi, dan terakhir di Kebayoran Baru dengan rata-rata harga Rp1.000.000/meter per segi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.