Bersaing Ketat Dengan Grab, Go-Jek Bakal Cari Dana Segar Rp 28 Triliun

0
1339
Go-Jek. (KompasTV)
Pojok Bisnis

Berempat.com – Go-Jek kabarnya saat ini akan kembali membuka seri pendanaan terbaru guna mendapatkan dana segar hingga US$2 miliar atau setara Rp 28,2 triliun. Pendanaan tersebut diperlukan Go-Jek demi bisa bersaing dengan Grab.

Dalam tahap awal, untuk mencapai target tersebut beberapa investor Go-Jek seperti JD.com, Google, dan Tencent sudah menambah nilai investasi hingga US$920 juta atau setara Rp 12,98 triliun.

Melansir dari TechCrunch, Jumat (25/1), pendanaan terbaru ini segera diumumkan pekan depan.

Sebagai informasi, Andai target pendanaan seri terbaru ini berhasil diraih, maka valuasi Go-Jek akan naik sekitar US$9,5 miliar atau setara Rp 13,4 triliun.

PT Mitra Mortar indonesia

Pendaan terbaru ini dilakukan Go-Jek yang ingin melebarkan bisnisnya ke negara baru. Go-Jek juga tengah fokus untuk mendorong perkembangan Go-Pay.

Namun, sayangnya, berdasarkan informasi dari TechCrunch pihak Go-Jek masih enggan memberikan respons tentang rencana pengumpulan investasi ini.

Hingga saat ini, Go-Jek sendiri telah mengumpulkan dana lebih dari US$2 miliar dari sejumlah investor. Angka ini termasuk dana yang diraih dari putaran pendanaan terakhir sebesar US$1,4 miliar yang ditutup tahun lalu. Sehingga, nilai bisnis Go-Jek mencapai US$5 miliar.

Sebelumnya, Go-Jek dikabarkan sedang dalam tahap pembicaraan dengan pihak JD.com untuk mengakuisisi JD.id senilai lebih dari US$1 miliar. Namun, kedua pihak belum mencapai kesepakatan. Bila terealisasi, akuisisi JD.id akan memperkuat posisi Go-Jek di layanan e-commerce Indonesia yang sudah diisi oleh dua unicorn lain, yakni Tokopedia dan Bukalapak.

Namun, salah satu pendiri Go-Jek, Kevin Aluwi membantah kabar akuisisi e-commerce tersebut.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.