Jadi Sarana Penyebaran Hoax, WhatsApp Batasi Jumlah Forward Pesan

Ilustrasi. (Unsplash/Rachit Tank)

Berempat.com – WhatsApp selama ini merasa telah menjadi sarana penyebaran hoax atau berita bohong yang dimanfaatkan oleh para penggunanya. Untuk menanggulangi hal tersebut, mulai hari ini, Selasa (22/1), aplikasi milik Facebook ini pun membatasi jumlah forward pesan. Jadi setiap pengguna hanya bisa melakukan forward pesan kepada 5 kontak berbeda.

Sebagai informasi, pembatasan ini dilakukan di seluruh dunia. VP Public Policy and Communications WhatsApp Victoria Grand mengungkapkan bahwa uji coba fitur pembatasan pesan ini sudah dilakukan pada Juli-Agustus tahun lalu di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dan menurutnya hasilnya cukup menggembirakan.

“Terjadi perubahan perilaku dalam mem-forward pesan. Kami berhasil menguranginya 25% sejak ujicoba dilakukan. Jadi kami tidak sabar melihat perubahan apa selanjutnya,” ujar Victoria.

Victoria pun menyebut bahwa sejak dua bulan lalu pihaknya telah melakukan uji coba beta secara intensif di Indonesia karena dinilai menjadi salah satu negara prioritas. Namun, saat ini pembatasan jumlah forward pesan baru berlaku untuk pengguna OS Android, sedangkan untuk IOS masih dalam proses pengembangan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.