Cigna Indonesia Resmi Jalin Kerja Sama dengan Sampoerna Strategic

0
530

Berempat.com – Perusahaan asuransi jiwa Cigna Indonesia resmi jalin kerja sama dengan Sampoerna Strategic dalam hal pemberian perlindungan kepada karyawan, pelanggan, dan mitra kerja.

Presiden Direktur Cigna Indonesia Herlin Sutanto mengungkapkan bahwa kerja sama strategis ini merupakan yang pertama dilakukan oleh Cigna Indonesia. Sebab itu, ia pun menyebut bahwa kerja sama strategis ini menjadi bersejarah.

“Penandatanganan kerja sama ini dilakukan 9 November 2018. Terus sekitar satu tahun penjajakan, ternyata kami memiliki visi-misi yang sama sehingga kerja sama strategis ini bisa terjalin,” ungkap Herlin kepada awak media di Hotel Westin, Jakarta, Selasa (27/1).

Dengan kerja sama ini, Cigna Indonesia akan mendapat akses untuk menawarkan asuransi kepada karyawan maupun pelanggan Sampoerna Strategic. Sementara bagi Sampoerna Strategic, kerja sama ini membuat pelanggan dan karyawannya memperoleh akses istimewa pada solusi perlindungan Cigna Indonesia yang paling relevan dan didukung layanan digital inovatif.

Adapun jenis produk asuransi yang akan ditawarkan yaitu asuransi kesehatan, asuransi jiwa, sampai dengan produk unit link. Selain itu, kedua perusahaan ini pun akan berkolaborasi dalam menyediakan produk asuransi kesehatan yang akan menjadi bagian dari employee benefit di lingkungan Sampoerna Strategic.

Sementara itu, perwakilan dari Sampoerna Strategic Ali Rukmijah menyebutkan bahwa saat ini Sampoerna Strategic memiliki 100 ribu karyawan, 150 ribu nasabah, 150 cabang mitra kerja, dan 20 kantor cabang Bank Sahabat Sampoerna.

Ali pun mengungkapkan alasan Sampoerna Strategic memilih Cigna Indonesia sebagai rekan kerja sama strategis ini. Menurutnya, Cigna sudah 30 tahun berada di Indonesia dan memiliki produk yang cukup luas, baik untuk masyarakat level atas maupun bawah, sesuai dengan kelompok bisnis Sampoerna Strategic.

“Banyak kegiatan bisa kami lakukan bersama-sama, termasuk untuk melahirkan produk-produk baru dan menuangkan ide-ide bersama,” jelas Ali.

Lebih lanjut, melalui kerja sama ini Herlin pun mengklaim bahwa Cigna Indonesia sudah melakukan langkah yang sejalan dengan program pemerintah, yakni meningkatkan penetrasi asuransi jiwa di Indonesia.

“Penetrasi baru sekitar tiga persen. Makanya, kami terus memperkuat jalur kemitraan, pemasaran, dan penjualan lewat digitalisasi, proposisi produk yang sesuai kebutuhan masyarakat, dan jalur distribusi yang beragam,” papar Herlin.

Saat ini sebanyak 60% perlanggan Cigna Indonesia berasal dari korporasi dari total pelanggan sebanyak 1 juta. Cigna Indonesia merupakan anak perusahaan Cigna Corporation asal Amerika Serikat yang sudah beroperasi di 30 negara dengan 95 juta nasabah.

Sebagai informasi, di akhir 2017 Cigna Indonesia mencapai hasil finansial solid dengan rasio tingkat solvabilitas atau RBC (Risk Based Capital) sebesar 784%, jauh di atas peraturan pemerintah sebesar 120%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.