Hadapi Persaingan Asing, Marketplace Lokal Didorong Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

0
73
Hadapi Persaingan Asing, Marketplace Lokal Didorong Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
Hadapi Persaingan Asing, Marketplace Lokal Didorong Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri (Foto Ilustrasi)
Pojok Bisnis

Upaya penguatan marketplace lokal menjadi perhatian pemerintah di tengah pesatnya pertumbuhan perdagangan digital. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengkaji berbagai langkah strategis untuk memperkuat posisi pelaku dalam negeri agar mampu bersaing dengan dominasi platform global.

Menurut Purbaya, ekosistem digital saat ini masih didominasi oleh pemain asing, yang membuat ruang gerak marketplace lokal relatif terbatas. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan serius bagi pelaku usaha domestik, terutama dalam memperluas pangsa pasar di tengah persaingan yang semakin ketat.

Ia menyebut, pemerintah tengah mengeksplorasi kemungkinan menghidupkan kembali atau mengembangkan platform digital berbasis dalam negeri sebagai alternatif. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kompetisi yang lebih seimbang dan memperkuat posisi marketplace lokal dalam ekosistem ekonomi digital nasional.

Dalam prosesnya, pemerintah juga mempelajari model bisnis yang sudah ada, termasuk kolaborasi antara platform perdagangan elektronik dan media sosial. Fenomena integrasi ini dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan platform besar dalam menarik pengguna sekaligus meningkatkan transaksi.

PT Mitra Mortar indonesia

Strategi Jaga Daya Tahan Ekonomi Domestik

Penguatan marketplace lokal tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari strategi yang lebih luas dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Di tengah tekanan global dan dinamika geopolitik, pemerintah berupaya memperkuat permintaan domestik agar tidak terlalu bergantung pada faktor eksternal.

Selain mendorong sektor digital, pemerintah juga menyiapkan berbagai kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat. Langkah tersebut mencakup pengelolaan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar tetap stabil, serta memastikan belanja pemerintah dapat terserap secara optimal.

Purbaya menegaskan bahwa permintaan domestik hingga saat ini masih menunjukkan tren yang kuat. Hal ini menjadi modal penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut tetap perlu diantisipasi jika ketegangan global terus meningkat.

Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Tetap Terjaga

Di sisi lain, pemerintah tetap optimistis terhadap prospek ekonomi nasional pada awal tahun 2026. Berdasarkan proyeksi sementara, pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama diperkirakan berada di kisaran 5,6 hingga 5,7 persen.

Capaian tersebut didukung oleh berbagai indikator ekonomi yang relatif stabil, serta aktivitas ekonomi masyarakat yang tetap berjalan, termasuk selama periode Ramadan. Kondisi ini turut memperkuat keyakinan bahwa penguatan marketplace lokal dan sektor domestik lainnya dapat menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan