Berbagai Hal yang Sudah Dilakukan SAP di Balik Penghargaan Friend of ASEAN

0
386
President & Managing Director SAP Southeast Asia Claus Andresen (kiri) bersama Head of Corporate Affair SAP Southeast Asia Eugene Ho. (Dok. SAP)

Berempat.com – Pada pekan ini SAP baru saja didaulat sebagai peraih penghargaan Friend of ASEAN dari ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC). Penghargaan tersebut diberikan dalam acara ASEAN Business Awards 2018 di Singapura. SAP dianggap telah memberikan kontribusi terhadap perkembangan sosial dan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.

“SAP telah membantu pelanggan di kawasan Asia Tenggara beroperasi lebih baik dengan inovasi perangkat lunak kami selama hampir 30 tahun saat ini, dan dengan ekspansi kami yang berkelanjutan, kami berfokus untuk membantu lebih banyak perusahaan melompati kesenjangan teknologi untuk sukses dalam revolusi industri keempat,” ungkap President & Managing Director SAP Southeast Asia, Claus Andresen dalam rilisnya, Sabtu (17/11).

Apa yang diraih oleh SAP saat ini tidak lain berkat komitmen dan strategi yang telah dijalankan. Andresen mengungkapkan, setiap strategi investasi sosial SAP dilandasi pada visi untuk membantu dunia berjalan lebih baik. Termasuk meningkatkan kehidupan masyarakat dengan fokus khusus untuk memastikan bahwa semua orang dapat berpartisipasi dan merasakan manfaat yang nyata dari ekonomi digital.

SAP Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi salah satu bagian penting yang dilakukan SAP. Tujuan dari CSR tersebut pun sejatinya mendorong dan mendukung kegiatan sukarela karyawan sepanjang tahun untuk menciptakan perubahan sosial yang positif di komunitas SAP di seluruh Asia Tenggara.

“Salah satu inisiatif utama adalah SAP Social Sabbatical, di mana berbagai tim karyawan SAP yang beragam menyumbangkan keterampilan dan keahlian bisnis mereka untuk mewujudkan dampak sosial, dengan menyelesaikan tantangan bisnis konkret untuk perusahaan nirlaba dan sosial,” terang Andresen.

Sejak tahun 2015, 111 karyawan SAP telah menyediakan tenaga sukarelawan berbasis keterampilan mereka dengan total lebih dari 27.000 jam, yang diperkirakan mencapai nilai hampir 1,5 juta euro untuk mendukung 40 perusahaan sosial di kawasan Asia Tenggara.

“Dalam melayani misi CSR SAP–memberdayakan peluang melalui inklusi digital, SAP berkolaborasi dengan ASEAN Foundation untuk membentuk program ASEAN Data Science Explorers (ASEAN DSE) pada tahun 2017. Sejak saat itu, ASEAN DSE telah melatih nyaris 5.000 tenaga pendidik dan anak muda mengenai SAP Analytics Cloud di 10 negara anggota ASEAN,” imbuh Head of Corporate Affairs SAP Southeast Asia Eugene Ho.

Selain pelatihan, kompetisi data analytics ini pun diklaim dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap komunitas ASEAN dan mendorong generasi muda untuk memainkan peran dalam mengatasi masalah sosial saat ini di wilayah ASEAN. Termasuk membantu menciptakan perubahan positif untuk masa depan yang lebih baik.

Selain itu, inovasi SAP juga menjadi salah satu hal yang membawa dampak positif, seperti SAP Analytics Cloud yang merupakan perangkat lunak generasi baru ‘Software-as-a-Service’ (SaaS). Software tersebut dapat mendefinisikan ulang analytics dalam cloud dengan menyediakan kapabilitas intelijen bisnis (BI), prediktif, dan perencanaan semua dalam satu alat tunggal.

“SAP bangga atas dampak sosial yang positif yang telah diciptakannya selama bertahun-tahun. Dengan memfokuskan bakat, teknologi, dan modal kami pada pendidikan dan kewirausahaan, kami berusaha untuk mewujudkan perubahan sosial yang positif melalui pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, inovasi, dan komunitas.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.