Mandiri Sekuritas Tumbuh 36% di Kuartal 3-2018

0
328
Mandiri Sekuritas catatkan pertumbuhan 36% di kuartal 3-2018. (Kumparan.com/Fanny Kusumawardhani)

Berempat.com – Di sembilan bulan pertama 2018 ini PT Mandiri Sekuritas mencatatkan pertumbuhan bisnis sebesar 36% dibanding periode sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut dinilai positif karena mengingat kondisi pasar modal saat ini sangatlah dinamis.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mengungkapkan, pertumbuhan bisnis tersebut didorong oleh tiga faktor, yakni inovasi layanan, peningkatan volume transaksi equity brokerage—baik nasabah institusi maupun ritel, dan ekspansi regional.

“Dari bisnis investment banking, Mandiri Sekuritas mampu melaksanakan total 30 mandat untuk obligasi dengan porsi senilai Rp 13 triliun dan menguasai 15 persen pangsa pasar,” ujar Silvano di Bali pekan ini.

Selain itu, Mandiri Sekuritas juga diklaim berhasil menyelesaikan 5 mandat penjaminan emisi saham dengan nilai Rp 2 triliun atau mewakili 7% pangsa pasar dari seluruh nilai penjaminan yang ada.

Kemudian, menurut Silvano, pihaknya berhasil menjaga posisi sebagai broker lokal terbaik dengan pangsa pasar 5,1% di Bursa Efek Indonesia (BEI) meski kondisi pasar tengah dinamis.

“Kami mencatatkan nilai total transaksi saham sebesar Rp 156 triliun hingga September 2018,” klaim Silvano.

Prestasi lain yang diklaim Silvano ialah rata-rata transaksi harian yang berhasil dibukukan perusahaan sebesar Rp 881 miliar, yang 60% transaksi di antaranya dilakukan oleh klien institusi dan 40% oleh nasabah ritel.

Sementara untuk inovasi pelayanan, saat ini Mandiri Sekuritas memperkenalkan 3 inovasi pendanaan untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Tiga inovasi itu adalah sekuritisasi aset, obligasi berbasis proyek, serta dua penerbitan global IDR bonds atau yang dikenal dengan Komodo Bonds.

Dengan inovasi tersebut, perusahaan di bidang infrastruktur dapat memanfaatkannya sebagai alternatif sumber pendanaan yang efektif dengan risiko yang terukur. Silvano pun berharap berbagai inovasi ini dapat menjadi ‘core business’ tambahan Mandiri Sekuritas serta mampu memberikan kontribusi yang positif bagi kinerja Perusahaan.

Kendati demikian, Silvano tetap berharap adanya pandangan “overweight” oleh lembaga keuangan Morgan Stanley terhadap pasar ekuitas Indonesia dapat menggairahkan lagi pasar saham nasional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.