10 Produk UKM Ini Siap Ekspor Produk ke Amerika

0
448

Berempat.com – Guna terus meningkatkan penetrasi pasar ekspor Usaha Kecil dan Menengah (UKM)-Industri Kecil dan Menengah (IKM) Indonesia, 3 pihak penting ini pun melakuan penandatanganan nota kesepahaman bersama 10 pelaku UKM-IKM pada pekan lalu di sela-sela Trade Expo Indonesia (TEI) 2018 di Tangerang.

Ketiga pihak tersebut ialah Gugus Tugas Pemberdayaan UKM-IKM Ekspor Indonesian Diaspora Network-United (IDN-United), Indonesian Diaspora SME-SMI Export Empowerment Development (ID-SEED), dan Indonesia In Your Hand Network.

Sementara untuk 10 pelaku UKM-IKM yang sudah siap mengekspor produknya ialah produk sepatu running shoes dari Tangerang, produk cokelat dari Bandung, produk olahan kelapa dari Depok, Organic Tea dari Solok-Sumbar, produk Kopi dan rempah dari Medan, Ceramics Tiles dari Banten, produk sambal dari Yogyakarta, Fruit Wine dan Herbal Drink, Apparel Beachwear, Fashion Batik & Tenun serta Silver Jewelry dari Celuk-Bali.

“Dalam upaya masuk pasar global diperlukan sinergi baik dengan perwakilan pemerintah RI di negara tujuan maupun melalui jaringan diaspora yang tersebar di berbagai negara. Kami siap mendukung UKM-IKM Indonesia untuk promosi, branding dan pemasaran ke pasar global,” ujar Direktur Gugus Tugas Pemberdayaan UKM-IKM IDN-United Ira Damayanti dalam rilis yang diterima Berempat.com, Rabu (31/10).

CEO Indonesia In Your Hand Network Amiranto Wibowo menambahkan, dalam menghadapi era industri 4.0 strategi pengembangan ekspor saat ini tidak bisa lepas dari e-commerce atau pedagangan elektronik.

“Pemasaran melalui e-commerce adalah cara jitu untuk memperkenalkan produk di pasar bebas dan kami punya tools untuk membantu UKM-IKM memasarkan produk mereka ke pasar Amerika, Australia, Eropa, dan Dubai,” ujarnya.

Adapun isi dari nota kesepahaman yaitu mengenai sinergi kerja sama promosi dan pemasaran UKM-IKM di luar negeri melalui platform e-commerce oleh USA/Australia In Your Hand webstore, serta bisnis representatif di luar negeri oleh Diaspora Indonesia, dengan target penjualan ekspor berkisar US$10.000–100.000 dalam kurun waktu 1 (satu) tahun.

Turut hadir menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara lain Dirjen PEN Arlinda Jazid, Kadin Indonesia dan Komtap NAFTA (North America Free Trade Association) Jon Masli, dan Kepala ITPC Sydney Agung Haris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.