Astra International Raih Laba Bersih Rp 7 Triliun di Kuartal 3-2018

0
419

Berempat.com – PT Astra International Tbk. (ASII) mencatatkan peningkatan pada pendapatan laba bersih sebesar 7% atau menjadi Rp 7 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencatat Rp 6,6 triliun.

Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto mengungkapkan, peningkatan laba bersih tersebut ditopang oleh naiknya penjualan sepeda motor di tengah penurunan penjualan mobil Astra International. Padahal, menurut Prijono, penjualan mobil secara nasional meningkat 7% menjadi 857.000 unit.

“Namun, penjualan mobil Astra turun sebesar 4% menjadi 424.000 unit sehingga menghasilkan penurunan pangsa pasar dari 55% menjadi 50%. Grup telah meluncurkan 17 model baru dan 6 model revamped selama periode ini,” ungkap Prijono di Jakarta, Senin (29/10).

Untuk penjualan sepeda motor secara nasional pun mengalami peningkatan 9% menjadi 4,7 juta unit. Peningkatan tersebut pun berdampak pada peningkatan penjualan sepeda motor oleh PT Astra Honda Motor (AHM) sebesar 9% menjadi 3,5 juta unit.

“Ini mengakibatkan pangsa pasar AHM stabil di angka 75%. Sampai September, grup telah meluncurkan 5 model baru dan 16 model revamped selama periode ini,” tambah Prijono.

Peningkatan pendapatan laba bersih juga dialami oleh Astra Otoparts sebesar 12% atau menjadi Rp 414 miliar. Peningkatan ini didukung oleh pertumbuhan kontribusi dari penjualan pasar pabrikan otomotif dan pasar suku cadang pengganti.

Untuk diketahui, pendapatan Astra pada kuartal 3-2018 tumbuh 16% menjadi Rp174,9 triliun dari Rp 150,22 triliun di periode yang sama tahun lalu. Kinerja keuangan Astra ini ditopang oleh lini bisnis perseroan, yakni alat berat pertambangan, konstruksi, dan energi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.