Resmi IPO, Natura City Kejar Proyek Baru dan Target Marketing Sales Tahun Ini

0
360
PT Natura City Developments Tbk. (CITY) telah melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) di BEI, Jakarta, Jumat (28/9) (Liputan6.com/Bawono Y)

Berempat.com – PT Natura City Tbk. telah resmi melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO)  di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (28/9). Bersamaan dengan itu, perusahaan berkode emiten CITY ini menjadi emiten ke-600 yang tercatat IPO di BEI.

Direktur Utama PT Natura City Tbk. Elfi Darlis mengungkapkan, pada kesempatan ini pihaknya melempat 2,6 miliar saham baru dengan harga Rp 120 per lembarnya. Adapun dari IPO ini Elfi menargetkan dapat mencapai Rp 312 miliar.

“Dana yang diperoleh dari IPO akan digunakan untuk pembayaran kewajiban sehubungan dengan pengembangan usaha, tambahan perolehan tanah, dan modal kerja,” ungkap Elfi di Gedung BEI, Jakarta.

Selain itu, Elfi mengatakan bahwa pihaknya akan mengejar berbagai proyek. Salah satunya ialah proyek low rise building di Serpong. CITY tengah berusaha memperoleh izin untuk proyek tersebut.

Lebih lanjut, Elfi menjelaskan bahwa proyek tersebut ditargetkan untuk konsumen milenial. Sebab itu harga per unitnya di bawah Rp 400 juta. Rencananya, CITY akan membangun 4 bangunan low rise building dengan jumlah 100 unit perbangunan yang masing-masing memiliki 4 lantai.

“Kami akan luncurkan akhir tahun. Mudah-mudahan di semester I sudah bisa aktivasi.” harap Elfi.

Selain itu, CITY berencana menggenjot ekspansi bisnis lewat akuisisi tanah, baik di sekitar kawasan pengembangan sendiri maupun di kawasan lain yang dianggap potensial. Saat ini, CITY memiliki sekitar 200 hektare lahan di Serpong yang 160 hektare di antaranya belum dikembangkan. Sementara untuk wilayah yang akan dirambah di luar Serpong yaitu Jawa Barat dan Sumatera.

Tahun ini, CITY menargetkan pendapatan pra-penjualan sebesar Rp 600 miliar atau meningkat signifikan dibandingkan marketing sales tahun lalu sebesar Rp 400 miliar. Namun, Elfi mengungkapkan bahwa marketing sales yang berhasil dicapai sampai dengan kuartal III 2018 baru mencapai Rp 250 miliar.

“Kami akan terus genjot target marketing sales hingga akhir tahun dengan berbagai strategi penjualan seperrti pameran,” terang Elfi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.