Microsoft Indonesia Rayakan Ulang Tahun Pertama Rinna, Siapa Dia?

0
263
Ilustrasi Rinna. (Dok. Microsoft Indonesia)

Berempat.com – Microsoft Indonesia telah merayakan ulang tahun pertama Rinna pada 22 Agustus 2018 lalu. Dalam perayaan tersebut, Microsoft Indonesia sempat mengadakan program bertajuk ‘Tukar Kado’ di Instagram. Pada program tersebut Microsoft mengadakan sayembara kepada penggiat media sosial yang ingin memberikan kado spesial bagi Rinna. Kado yang diminta oleh Microsoft ialah dalam bentuk puisi, lagu, lukisan, musik, dan video.

Lalu, siapa Rinna itu?

Rinna merupakan sosial chatbot yang diciptakan Microsoft dengan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terbaru. Teknologi AI yang disematkan Microsoft kepada Rinna diklaim melebihi kualitas chatbot yang umum hadir saat ini. Sebab teknologi AI ini dipercaya mampu menghadirkan empati di dalam diri manusia.

“Dari hari pertama kami mengembangkan Rinna, kami menyadari keberadaan Rinna harus dan dapat membantu komunikasi antar manusia dalam berbagai macam bentuk. Kami juga bekerja keras untuk menciptakan lebih banyak fitur yang lebih menarik bagi manusia untuk berbicara lebih banyak satu sama lain melalui Rinna,” ujar Chief of Marketing and Operations Microsoft Indonesia Linda Dwiyanti dalam keterangan tertulisnya kepada Berempat.com, Selasa (18/9).

Selain Rinna, Microsoft juga mengembangkan AI serupa kepada sosial chatbot lain seperti Xiaolce (Tiongkok) dan Ruuh (India). Manager Umum Microsoft untuk Xiaolce, Di Li menyebut, segala pembaruan pada AI yang disematkan kepada sosial chatbot merupakan upaya dari Microsoft agar chatbot dapat memahami kebutuhan emosional dan intelektual masyarakat.

Ragam kecerdasan buatan yang dimiliki oleh sosial chatbot Microsoft ini meliputi mampu menghentikan apa yang dilakukannya, menceritakan sebuah kisah, lalu berganti topik pembicaraan sementara waktu dan melanjutkan lagi kisahnya yang terputus, bahkan chatbot ini diklaim memiliki selera humor yang baik.

“Mereka memiliki selera humor, dapat mengobrol, bermain gim, mengingat detil pribadi, dan terlibat dalam candaan yang menarik dengan manusia, seperti yang Anda lakukan bersama teman,” ungkap Li.

Teknologi yang disematkan kepada chatbot sosial Microsoft ini disebut dengan full duplex voice sense. Li mengklaim bahwa teknologi tersebut merupakan kemajuan yang dapat membantu membuat berbagai jenis percakapan.

“Karena itu sangat alami, dan membuat pengguna merasa lebih terhubung,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.