Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Bisnis Kesuksesan AQUA: Kisah Pendiri dan Transformasi Bisnisnya di Indonesia

Kesuksesan AQUA: Kisah Pendiri dan Transformasi Bisnisnya di Indonesia

0
Kesuksesan AQUA: Kisah Pendiri dan Transformasi Bisnisnya di Indonesia

Memulai bisnis dari nol hingga mencapai kesuksesan seperti yang diraih oleh merek-merek terkenal seperti AQUA, Le Minerale, Cleo, dan lainnya adalah perjalanan yang tidak mudah. Terutama ketika bisnis yang Anda tekuni adalah penjualan air minum dalam kemasan, yang pada awalnya mungkin terlihat sebagai produk yang sederhana.

Namun, di balik kesuksesan ini terdapat kisah inspiratif dari pendiri AQUA yang patut diambil sebagai teladan oleh siapa pun yang tengah memulai bisnisnya.

Pendiri AQUA, yang akrab disapa Pak Tirto, adalah pria di balik perusahaan ini. Awalnya, beliau bekerja di sebuah perusahaan besar dan sering melakukan perjalanan ke luar negeri. Selama pekerjaannya, Pak Tirto juga sering menjadi tuan rumah bagi tamu-tamu asing dan memberi mereka jamuan.

Jatuh Bangun Dalam Bisnis

Namun, sebuah pengalaman kurang menyenangkan yang dialami oleh salah satu tamunya terkait dengan air minum menginspirasi Pak Tirto untuk mendirikan perusahaan air minum yang berkualitas dan sehat. Untuk mewujudkan visinya ini, ia mengirim teman-temannya ke Bangkok untuk mempelajari proses pembuatan air minum dalam kemasan.

Tahun 1973 adalah awal perjalanan AQUA. Pabrik pertama berdiri di Bekasi. Air minum produksi awal Pak Tirto diberi nama Puritas dengan logo daun Semanggi. Namun, kemudian logo ini digantikan dengan AQUA, yang memiliki makna air.

Meskipun penjualan awal pada bulan Oktober 1974 tidak memberikan keuntungan, bahkan hampir membuat perusahaan menutup pabriknya, Pak Tirto dan timnya tidak menyerah. Mereka mengambil langkah berani dengan menaikkan harga AQUA.

Perjalanan AQUA Jadi Brand Air Minum Terbesar

Keputusan ini ternyata menjadi titik balik bagi perusahaan mereka. Penjualan air minum dalam kemasan mulai meningkat pesat dan berkelanjutan, menjadikan AQUA perusahaan besar yang kita kenal hari ini.

Salah satu strategi pemasaran yang berhasil adalah memberikan modal secara gratis berupa 3 botol AQUA kepada pedagang kios dan toko. Dengan memberikan modal ini, mereka bisa melihat minat pembeli. Jika 2 botol terjual, maka hanya tersisa 1 botol, yang akan menarik perhatian pedagang untuk memesan lebih banyak.

Selain itu, tim AQUA juga berhasil menyasar konsumen kelas menengah ke atas di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mereka memasarkan produknya sebagai air mineral yang sehat dan bahkan menjadi sponsor dalam acara-acara pertandingan olahraga.

Berkat kerja keras, semangat, dan tekad yang kuat, penjualan AQUA akhirnya menyebar hampir ke seluruh Indonesia, menjadikannya kebutuhan utama bagi mereka yang peduli akan kesehatan.

Sebagai pesan inspiratif, Pak Tirto pernah berkata kepada timnya ketika persaingan semakin ketat di industri air minum dalam kemasan, “Jangan takut dengan kompetitor, rangkullah mereka.”

Exit mobile version