PLN Kuatkan Pasokan Listrik untuk Mendukung Jakarta sebagai Kota Bisnis

0
797
Pasokan Listrik
PLN Kuatkan Pasokan Listrik untuk Mendukung Jakarta sebagai Kota Bisnis
Pojok Bisnis

Ibu Kota Indonesia berencana untuk dipindahkan dari Jakarta ke IKN Nusantara mulai tahun 2024. Sebagai pusat bisnis utama, Jakarta telah didukung oleh pasokan listrik yang andal.

PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) telah menambahkan 227 kilometer sirkuit (kms) kabel listrik tegangan rendah pada semester pertama tahun ini. Dengan penambahan ini, total panjang kabel atau jaringan tegangan rendah di seluruh Jakarta dan sekitarnya mencapai 26.228 kms.

Doddy Pangaribuan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, menjelaskan bahwa PLN siap mendukung Jakarta sebagai pusat bisnis dengan pasokan listrik yang andal. Menurutnya, salah satu indikator kemajuan bisnis di Jakarta adalah konsumsi listrik. Meskipun jumlah pelanggan bisnisnya sedikit, namun konsumsi listriknya besar. Hal ini terjadi karena aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan, hotel, restoran, transportasi publik, tempat wisata, dan kantor bisnis lainnya.

Penambahan Jumlah Gardu Distribusi Listrik

Panjang kabel tegangan menengah juga mengalami peningkatan sebesar 136 kms pada semester I tahun ini, mencapai 17.773 kms. Selain itu, jumlah gardu distribusi listrik juga bertambah menjadi 14.368, dengan penambahan sebanyak 51 gardu di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya. Pada semester I 2023, telah beroperasi satu Gardu Induk 20 kilo Volt.

PT Mitra Mortar indonesia

Hingga Juni 2023, jumlah pelanggan PLN kategori bisnis mencapai 307.020 dengan pemakaian listrik sebesar 6.400 Giga Watt hours (GWh). Konsumsi listrik pelanggan bisnis ini mengalami pertumbuhan sebesar 12,24 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Total pelanggan PLN UID Jakarta Raya pada semester I 2023 mencapai 5,1 juta pelanggan, dengan mayoritas pelanggan rumah tangga sebesar 4,7 juta. Meskipun pelanggan bisnis hanya menyumbang 6 persen dari total pelanggan PLN UID Jakarta Raya, namun konsumsi listriknya menempati peringkat kedua setelah konsumsi rumah tangga.

PLN siap mendukung kemajuan bisnis di Jakarta setelah ibukota negara dipindahkan pada tahun 2024. Terdapat masih 32 persen pasokan listrik di Jakarta yang dapat digunakan untuk pengembangan bisnis atau kebutuhan lainnya, termasuk pengembangan kendaraan listrik.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan