Tak Mau Kehilangan Momentum, SAP Express Bakal IPO Akhir Tahun Ini

0
436

Berempat.com – Perusahaan jasa pengiriman barang berbasis android, PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAP Express) telah menyiapkan diri untuk melangsungkan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) di awal Oktober 2018 ini. Direktur SAP Express Budiyanto Darmastono menganggap bahwa tahun ini merupakan momen yang tepat bagi perusahaannya untuk IPO.

“Jadi ini momen kita. Kalau saya menunggu IPO 2023 momennya udah hilang,” ungkapnya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Budi menyebut bahwa perusahaannya akan melepas sekitar 600 juta saham atau (60%) dari modal. Budi pun memperkirakan potensi dana yang bisa diterima oleh SAP Express sebesar Rp 1,32-Rp 1,56 triliun.

“Untuk harga yang ditawarkan lewat penawaran awal antara Rp 220 hingga Rp 260 per lembar saham,” terangnya.

Untuk penjamin pelaksanaan emisi efek, Budi mempercayakannya kepada PT RHB Sekuritas Indonesia.

Nantinya, dana yang didapat dari IPO akan digunakan untuk memperkuat modal kerja dan melunasi obligasi konversi yang jatuh tempo pada 2021. Budi menyebut dari jumlah dana yang diterima sebesar 38,5% untuk modal kerja, sedangkan sisanya untuk pelunasan obligasi.

SAP Express memang berencana mempercepat pelunasan obligasi kepada GD Express Carrier Bhd (GDEX) senilai Rp 30 miliar atau setara 10 juta Ringgit Malaysia. Dan sebab akan melakukan pelunasan lebih awal, SAP Express perlu membayarkan premi penebusan sesuai dengan surat GDEX kepada SAP Express pada 28 Juni 2018 lalu.

Dengan demikian, berdasarkan prospektus, total uang yang mesti dibayar oleh SAP Express adalah Rp 67,2 miliar, yang terdiri dari Rp30 miliar nilai nominal obligasi konversi dan Rp37,2 miliar premi penebusan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.