Angin Segar bagi Travel Startup Indonesia di Tengah Maraknya Traveler ke Luar Negeri

0
613

Berempat.comTraveling sepertinya memang sudah menjadi budaya bagi masyarakat Indonesia, tak terkecuali di kalangan milennial. Pasalnya, menurut hasil riset yang dirilis oleh World Travel and Tourism Coucil pada 2018 lalu memaparkan bahwa Asia menjadi benua dengan pertumbuhan di sektor travel dan tourism tercepat dibanding benua lain. Bahkan, Indonesia termasuk salah satu negara dengan pertumbuhan traveler tercepat, yakni 7,7%.

Indonesia memang menjadi salah satu negara dengan jumlah traveler ke luar negeri yang terus naik setiap tahunnya. Menurut data Direktorat Jenderal Imigrasi, selama tahun 2016 traveler Indonesia yang ke luar negeri mencapai 8,4 juta orang, dan naik di tahun 2017 menjadi 9,1 juta orang. Di tahun ini, Ditjen Imigrasi memprediksi tren wisata ke luar negeri akan kembali naik.

Naiknya traveler Indonesia ini pun dinilai oleh beberapa pihak sebagai angin segar bagi perusahaan rintisan (startup) travel di Indonesia. Salah satunya datang dari Managing Partner-Ideosource VC Edward Ismawan Chamdani. Ia menilai, kondisi seperti ini berpeluang untuk menumbuhkan bisnis-bisnis pendukung tren traveling ke luar negeri.

“Namun yang perlu diperhatikan bagi pelaku startup adalah, mereka perlu kreatif dalam memilih segmen. Jangan sampai keliru dan justru malah berhadapan dengan pemain horizontal (consumer apps travel) yang sudah besar,” tutur Edward dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/8).

Menurutnya, tren bisnis startup yang fokus pada kebutuhan travel ini sangat menjanjikan. Khususnya jika dilihat dari kalangan milennial yang menjadikan traveling sebagai gaya hidup. Secara kompetisi, kolaborasi juga bisa menjadi pilihan bagi pelaku start up.

“Pemain horizontal dengan layanan paling lengkap bisa berkolaborasi dengan pemain niche agar tercipta layanan one-stop transaction portal. Inisiatif yang kreatif semacam ini sangat menarik, terutama bagi para investor,” sambung Edward.

Passpod merupakan salah satu perusahaan rintisan yang cukup merasakan dampak positif dari tingginya traveler Indonesia yang pergi ke luar negeri. Perusahaan teknologi penyedia jasa sewa modem Wi-Fi ini cukup diminati oleh traveler karena memudahkan mereka dalam berkomunikasi saat di luar negeri.

CEO Passpod Hiro Whardana mengungkapkan, traveler milenial kerap mengandalkan banyak sumber untuk menentukan layanan, jasa transportasi hingga lokasi-lokasi yang ingin mereka kunjungi di suatu negara. Karena itu, mudahnya terkoneksi pada internet tentu menjadi hal yang diinginkan oleh mereka.

“Semakin tech savvy dan terkoneksi seseorang, maka kebutuhan untuk berkomunikasi secara real time lewat beragam media juga menjadi penting bagi mereka. Passpod menawarkan biaya internet yang sangat terjangkau dengan sistem rental yang juga mudah dengan tiga opsi pengambilan produk, kurir antar jemput gratis, dan pengambilan mandiri di store atau di bandara yang bermitra dengan Passpod,” ungkap Hiro.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.