Penjualan Tergerus Kedai Kopi Lokal, Starbucks Gandeng Alibaba

0
733
Starbucks. (Pexels/Josh Sorenson)

Berempat.com – Penjualan Starbucks Corp dikabarkan mengalami penurunan penjualan sebesar 2% di Tiongkok pada semester I-2018. Sebelumnya, penurunan penjualan juga terjadi pada periode sama tahun lalu sebesar 7%.

Mengahadapi hal tersebut, Starbucks pun memilih menjalankan strategi baru dengan menggandeng raksasa e-commerce Tiongkok, Alibaba Group. Bentuk kerja sama tersebut berupa layanan pesan antar.

Mengutip dari Reuters, Selasa (31/7), langkah kerja sama bisnis tersebut dilakukan setelah mantan Pemimpin Eksekutif Starbucks Howard Schultz menyarankan agar Starbucks dapat menggandeng Alibaba untuk layanan pesan antar.

Sementara itu, Wall Street Journal mewartakan bahwa kesepakatan kerja sama antara dua perusahaan tersebut akan dilakukan pada akhir pekan ini. Namun, hingga berita ini diturunkan pihak Starbucks belum juga memberikan komentar.

Menanggapi kerja sama tersebut, seorang analis untuk Wiliam Blair, Sharon Zackfia menilai bahwa kerja sama ini merupakan solusi bagi Starbucks dalam meningatkan penjualan, terutama dalam menyasar layanan pesar antar yang cepat.

“Ini akan menjadi langkah pertama yang penting, apalagi ini merupakan layanan pesan antar yang cepat yakni dengan menggunakan pemesanan melalui telepon seluler yang belum ada di Cina,” ujar Zackfia..

Sebelumnya, penurunan penjualan Starbucks di Tiongkok terindikasi oleh meningkatnya persaingan kedai kopi lokal yang mulai tumbuh pesat. Salah satu kedai yang sedang tumbuh di sana ialah China Luckin yang telah membuka lebih dari 660 gerai di 13 kota di Cina. Padahal China Luckin baru diluncurkan pada Januari 2018 lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.