Soal Freeport, Ini Curhatan Jokowi Sulitnya Bernegosiasi

0
269
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Antara/Bayu Prasetyo)

Berempat.com – Sejak tumbangnya rezim Orde Baru, Pemerintah Indonesia sudah berkali-kali berusaha untuk menekan PT Freeport Indonesia agar sudi melepaskan sebagian sahamnya kepada pemerintah Indonesia. Tujuannya tak lain agar Pemerintah Indonesia bisa meningkatkan porsi pendapatan dari PT Freeport Indonesia.

Namun, upaya untuk merealisasikan divestasi saham PT Freeport Indonesia selalu menemui jalan buntu. Kesukaran-kesukaran pemerintah dalam menghadapi perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu tampaknya turut dirasakan oleh sang petahana, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Jokowi sempat menceritakan bagaimana sulitnya untuk bisa menambah saham Pemerintah Indonesia menjadi 51% di PT Freeport Indonesia.

“3,5 tahun kita sangat alot dan sangat intens sekali, tapi memang kita kerjanya diam-diam, karena ini menyangkut negosiasi yang tidak mudah,” ungkap Jokowi di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Kamis (12/7).

Dan saat ini, Jokowi memastikan bahwa divestasi saham hingga 51% dari PT Freeport Indonesia sudah disepakati dengan PT Inalum (Persero). Kesepakatan ini tinggal ditandatangani yang rencananya dilakukan sore ini di Kementerian Keuangan.

“Namanya sudah deal, tinggal tanda tangan. Teknis masih ada di menteri,” ujar Jokowi.

Mengenai nilai akuisisi saham Freeport Indonesia hingga 51%, Jokowi mengungkapkan bahwa hal tersebut akan diumumkan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.