Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Bisnis Kemenperin: Produk Susu Kental Manis Sudah Sesuai Standar BPOM

Kemenperin: Produk Susu Kental Manis Sudah Sesuai Standar BPOM

0
Produk susu kental manis. (gulanyagulali.com)

Berempat.com – Di tengah mencuatnya perhatian publik pada produk susu kental manis (SKM) yang dinilai negatif, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) justru memastikan bahwa produk SKM yang beredar sudah sesuai dengan ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kalau produk susu kental manis tidak memenuhi deskripsi sesuai standar tersebut, maka izin edar susu kental manis tidak akan dikeluarkan oleh BPOM,” ungkap Direktur Jenderal Industri Agro Panggah Susanto dalam keterangannya, Jumat (6/7).

Agro memaparkan, standar SKM telah diatur melalui Peraturan Kepala BPOM Nomor 21 Tahun 2016 tentang Kategori Pangan, yang disusun berdasarkan standar internasional, yakni Codex Alimentarius. Di sisi lain, menurut Agro, SKM masih diperlukan sebagai tambahan atau pelengkap sajian kuliner seperti martabak manis.

Selanjutnya, berdasarkan Perka BPOM Kategori Pangan 01.3: Produk Susu Kental dan Analognya, SKM adalah produk susu berbentuk cairan kental.

Dia diperoleh dengan menghilangkan sebagian air dari campuran susu dan gula hingga mencapai tingkat kepekatan tertentu, atau merupakan hasil rekonstitusi susu bubuk dengan penambahan gula, dengan atau tanpa penambahan bahan lain.

Dirinya memastikan keamanan SKM juga guna menjaga iklim usaha terkait. Pasalnya, produksi SKM berdampak pada kegiatan ekonomi masyarakat, investasi perusahaan, tenaga kerja di pabrik, dan penyerapan bahan baku susu segar dari peternak lokal.

“Hal ini dimaksudkan untuk menghindari dampak negatif terhadap iklim usaha di sektor industri penghasil SKM yang selama ini telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. Selain itu, apabila industri ini mengalami penurunan maka akan berdampak kepada puluhan ribu peternak sapi perah,” ujar Agro.

Sebelumnya, produk SKM tengah hangat diperbincangkan karena dianggap tak sesuai dengan label yang diberikan. Sebab, kandungan SKM diketahui lebih banyak mengandung gula daripada susu. Sementara dalam informasi kandungan pada kemasan SKM dinilai tak sesuai dengan kenyataan.

Belum lagi, berbagai iklan dari produk SKM yang menyiratkan bahwa SKM sangat sehat dikonsumsi sekalipun oleh anak-anak. Padahal, kandungan gula yang tinggi di produk SKM justru dapat berdampak buruk pada kesehatan anak di masa depan. Beberapa pihak juga menilai bahwa iklan-iklan tersebut cukup menyesatkan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Exit mobile version