Garuda Indonesia Tak Pernah Bagi-bagi Tiket Gratis

0
319
Ilustrasi Garuda Indonesia. (Tempo/Tony Hartawa)

Berempat.com – Barangkali saat membaca berita ini sebuah pesan singkat dari seorang teman di aplikasi WhatsApp telah mendarat di ponsel Anda. Isi pesan tersebut memberi tahu bahwa Garuda Indonesia akan membagikan dua tiket gratis untuk setiap orang dalam rangka merayakan ulang tahun yang ke-69. Caranya cukup mengunjungi tautan di pesan tersebut yang di antaranya http://www.garuda-indonesa.com/tikets dan http://www.xn--garuda-indonesa-llc.com.

Namun, kenyataannya Garuda Indonesia tak pernah menjalankan program bagi-bagi dua tiket gratis tersebut. Hal itu dibantah langsung oleh Sekretaris Perusahaan Garuda Indonesia Hengki Heriandono.

“Garuda Indonesia memastikan bahwa informasi promo tiket tersebut tidak valid dan bukan informasi resmi dari Garuda Indonesia,” terang Hengki dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (9/5) malam.

Garuda Indonesia, sambung Hengki, tak pernah menjalankan promo potongan harga tiket pesawat maupun tiket gratis tersebut. Lebih lagi diinformasikan dengan pesan berantai melalui WhatsApp. Hengki menegaskan bila Garuda Indonesia hanya akan membeberkan seluruh informasi terkait promo tiket maupun program promo lainnya melalui aplikasi, situs resmi dan media sosial resmi Garuda Indonesia.

Karena itu Hengki mengimbau masyarakat  agar tak terpancing dengan informasi palsu tersebut. Ia pun meminta agar masyarakat mau aktif bertanya atau mengonfirmasi seluruh informasi promo yang beredar melalui portal informasi resmi Garuda Indonesia maupun call center.

Hengki pun menjabarkan informasi resmi hanya dapat diterima dari situs www.garuda-indonesia.com maupun akun resmi media sosial Garuda Indonesia seperti Twitter @indonesiagaruda, Facebook @garuda.indonesia, dan Instagram @garuda.indonesia.

Kejanggalan memang terlihat pada tautan dalam pesan berantai WhatsApp tersebut. Sekilas tak ada yang salah dengan alamat situs yang tertera, namun saat diklik maka kita akan diarahkan ke situs lain dan diminta menjawab beberapa pertanyaan. Kemudian kita akan diminta untuk menyebarluaskan tautan tersebut melalui WhatsApp.

Perlu diketahui bila aktivitas semacam itu merupakan upaya phising yang coba dilakukan oleh oknum untuk mencuri data kita yang ada di ponsel. Dengan phising, maka oknum tersebut bisa memperoleh data kita yang pernah kita simpan di ponsel, seperti nomor WhatsApp hingga data kartu kredit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.