Kreasi Lilin Asal Surakarta Diminati Pasar Singapura dan Malaysia

0
72

Eki Puji Lestari memulai usaha lilin hias sejak 4 Februari 2010.  Alasannya terjun di usaha ini karena memang hobinya terkait dunia kerajinan tangan.Tantangan dalam bisnis ini adalah harus mau belajar, mencoba dan bereksperimen. Apalagi diakui Eki, sudah lumayan banyak pelaku usaha yang bermain di usaha ini.

Gerai Griya Lilin berlokasi di Gabudan, Jl. Cikarang, RT.03/RW.08, Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Namun Eki juga menjual secara online melalui www.griyalilinsolo.com dan di Instagram @lilin_griyalilinsolo.com

Agar produk makin dikenal, Eki rajin mengunggah produknya di media sosial maupun di marketplace. Kini, produknya tak hanya dibeli konsumen asal negeri sendiri tapi sudah tembus pasar mancanegara seperti Malaysia dan Singapura.

Sebelum pandemi, omset mencapai Rp 12 juta per bulan. Di masa pandemi ini, omset menurut drastis. Sekarang per bulan Rp 5 juta – Rp 7 juta. “Jadi kita buat berdasarkan pesanan saja,” ungkapnya. “Kami pernah berkembang dan punya 10 karyawan. Tapi sekarang hanya 3 karyawan dan nggak masuk tiap hari,” sambungnya

Tips bertahan di bisnis ini adalah selalu berinovasi. Eki pun berharap kondisi kembali normal. “Saya juga mencoba untuk membuat produk-produk baru yang bisa untuk go global jadi tidak hanya berharap pasar dalam negeri saja,” pungkas ibu satu orang anak ini.