Mau Bisnis Fried Chicken? Ini 4 Merek Waralaba Paling Rekomendasi

1
37552

Berempat.com – Bisnis kuliner merupakan salah satu jenis bisnis yang punya ceruk pasar paling besar dibanding jenis bisnis lainnya. Sebab sebagaimana yang sudah kita tahu, makanan merupakan kebutuhan pokok bagi manusia.

Dan salah satu bisnis kuliner yang terbilang mudah untuk dijalani namun menguntungkan ialah ayam goreng atau fried chicken. Bisnis kuliner satu ini terbilang mudah karena tak seperti jenis kuliner lainnya yang bermain banyak resep. Di bisnis fried chicken, kita hanya dituntut bermain di satu resep khusus ayam goreng.

Bila Anda tertarik untuk berbisnis fried chicken dan memulainya dengan modal terjangkau, maka pilihan merek-merek waralaba di bawah ini bisa menjadi acuan. Pasalnya, kendati mengusung konsep gerobakan hingga mini resto, namun merek-merek waralaba di bawah ini mampu mendulang untung besar. Siapa saja mereka?

  1. Crispyku Fried Chicken

Crispyku Fried Chicken adalah merek waralaba yang sudah eksis sejak 2010 silam. Pertumbuhannya dari tahun ke tahun bisa dikatakan cukup signifikan. Nyatanya, hampir 8 tahun ini Crispyku Fried Chicken telah merambah di berbagai provinsi di Indonesia dengan total 700 gerai.

Sang pemilik, Alexander Theo mengklaim bahwa kunci utama mereknya ada pada sistem kemitraan yang sangat memanjakan mitra waralabanya.

“Kalo kita sistemnya sih ya, kita kontrol mitra. Kita training mitra. Kita kirim ke mitra-mitra itu bahan bakunya segala macam, kita kirim ke mereka dengan free ongkir se-Jabodetabek. Setelah itu, kita ajarin mereka, kita bimbing mereka gak cuma 1 hari, tapi sampai 3 hari. Dan kita melakukan kunjungan rutin ke outlet mereka. Dan mereka konusltasi free ke kita terkait outlet mereka,” ungkap Alex saat dihubungi Berempat.com pada Kamis (13/9).

Berbagai penghargaan pun sudah disematkan kepada merek satu ini, seperti AWI 2015, Startup Award 2016, Startup Business Market Leader 2016, Rising Business Award 2017, dan The Most Promising Brand Franchise & Business Opportunity 2018.

Crispyku sendiri menawarkan 4 paket waralaba dengan modal terjangkau, yaitu paket modern Rp 20 juta, paket eksklusif Rp 26 juta, paket istimewa Rp 49 juta, dan paket mini resto Rp 250 juta.

“Tahun pertama dan kedua kami support free royalty. Tahun ketiga baru ada royalty fee sebesar Rp 2,5 juta per tahunnya,” terang Alex yang mengaku omset para mitranya bisa mencapai Rp 5 juta – Rp 20 juta per bulan.

2. Sabana Fried Chicken

Nama Sabana Fried Chicken tentu tak asing lagi dalam pencaturan waralaba fried chicken di Indonesia. Berdiri sejak 2006, Sabana Fried Chicken sudah memiliki 2.000 gerai yang tersebar di 11 provinsi di Indonesia.

Menurut sang pendiri Sabana Fried Chicken, H. Syamsalis, yang menjadi keunggulan Sabana selama ini adalah kualitas ayamnya yang terjamin. Apalagi Sabana telah bekerja sama dengan sejumlah peternakan ayam potong sehingga pasokan ayam terjamin.

Sampai saat ini, Sabana masih terus membuka peluang bisnis bagi yang ingin bergabung dalam jaringan waralaba Sabana. Adapun nilai investasi yang ditawarkan cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 22,5 juta. Dengan nilai tersebut, mitra sudah bisa balik modal hanya dalam kurun waktu 2 tahun.

3. Quick Chicken

Merek waralaba satu ini berusia lebih tua lagi, yakni sudah eksis sejak awal 2000-an. Boleh dibilang, Quick Chicken mengalami pertumbuhan yang positif setiap waktunya. Terbukti, hampir setiap bulan selalu ada gerai yang dibuka oleh merek satu ini. Mulai dari yang berkonsep kontainer hingga yang mini resto.

Saat ini Quick Chicken telah memiliki lebih dari 538 gerai di seluruh Indonesia, baik berupa store maupun kontainer. Bila Anda tertarik menjadi mitra Quick Chicken, maka Anda perlu menyiapkan nilai investasi yang cukup besar mengingat merek satu ini tak membuka konsep gerobakan. Adapun nilai investasi yang ditawarkan yaitu sekitar Rp 200 juta-Rp500 juta.

4. Hisana Fried Chicken

Hisana Fried Chicken menjadi merek waralaba yang direkomendasikan berikutnya. Merek yang didirikan oleh Tatang Suharta ini boleh dibilang sering disandingkan dengan Sabana. Tak heran sebab kemunculan Hisana hanya berbeda satu tahun dari Sabana, yakni 2005. Apalagi, Hisana pun memulai bisnisnya dengan konsep gerobakan.

Saat ini Hisana telah memiliki lebih dari 630 gerai yang tersebar hampir di seluruh provinsi di Indonesia. Hisana sendiri menaruh target dapat memiliki 2,000 gerai pada tahun 2020 nanti.

Per hari, Hisana Fried Chicken mampu mendistribusikan sekitar 7.000-8.000 ekor ayam ke seluruh gerai mereka. Bila Anda tertarik untuk menjadi mitra Hisana, maka Anda perlu menyiapkan investasi paling kecil senilai Rp 16,5 juta.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.