Pemakaman Ali Khamenei Jadi Sorotan Dunia, Teheran Bersiap Sambut Jutaan Pelayat

0
16
Pemakaman Ali Khamenei Jadi Sorotan Dunia, Teheran Bersiap Sambut Jutaan Pelayat
Pemakaman Ali Khamenei Jadi Sorotan Dunia, Teheran Bersiap Sambut Jutaan Pelayat (Dok Foto/SBS)
Pojok Bisnis

Ali Khamenei menjadi sorotan dunia setelah jenazahnya disemayamkan di Masjid Agung Mosalla, Teheran, pada Jumat waktu setempat. Prosesi penghormatan terakhir terhadap Ali Khamenei menandai dimulainya rangkaian pemakaman yang berlangsung selama beberapa hari dan diperkirakan akan dihadiri jutaan warga Iran. Pemerintah setempat menilai momentum tersebut bukan sekadar upacara kenegaraan, tetapi juga simbol persatuan nasional di tengah situasi geopolitik yang masih memanas.

Otoritas Iran memperkirakan lebih dari 20 juta orang akan mengikuti prosesi yang dijadwalkan berlangsung hingga enam hari. Berdasarkan keterangan pemerintah, Ali Khamenei meninggal dunia bersama sejumlah anggota keluarganya dalam gelombang awal serangan udara yang menghantam Teheran lebih dari empat bulan lalu.

Menjelang dimulainya rangkaian pemakaman, sejumlah tokoh dan delegasi internasional berdatangan ke ibu kota Iran untuk memberikan penghormatan. Di antara tamu yang hadir terdapat Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev, Wakil Ketua badan legislatif tertinggi China He Wei, serta perwakilan dari Pakistan, Irak, India, Turki, dan beberapa negara lainnya.

Media pemerintah Iran menampilkan lima peti jenazah yang dibalut bendera nasional dan ditempatkan di dalam Masjid Agung Mosalla. Salah satu peti berukuran kecil disebut berisi jenazah cucu perempuan Ali Khamenei yang masih balita dan turut menjadi korban dalam serangan tersebut.

PT Mitra Mortar indonesia

Prosesi Pemakaman Ali Khamenei Diperkirakan Dihadiri Jutaan Warga

Pemerintah Iran berharap besarnya partisipasi masyarakat dalam prosesi pemakaman dapat memperlihatkan kuatnya dukungan publik di tengah situasi pascakonflik yang masih menyisakan ketegangan. Selama beberapa bulan terakhir, berbagai wilayah di negara itu mengalami dampak besar akibat konflik bersenjata.

Hossein Ansari, seorang penerjemah yang berencana mengikuti pemakaman terakhir di Mashhad, mengatakan kehadiran jutaan pelayat akan menjadi pesan kuat kepada dunia internasional. Menurutnya, banyak warga Iran tetap memberikan penghormatan kepada Ali Khamenei, terlepas dari latar belakang maupun pandangan keagamaan masing-masing.

Suasana berkabung juga terlihat di Teheran beberapa hari sebelum prosesi dimulai. Sejumlah toko memilih tutup, sementara area parkir pusat perbelanjaan dipenuhi kendaraan milik warga yang datang dari berbagai daerah untuk mengikuti penghormatan terakhir.

Pemakaman kali ini mengingatkan publik pada prosesi pemakaman Ayatollah Ruhollah Khomeini pada 1989 yang diperkirakan dihadiri sekitar 10 juta orang. Saat itu, besarnya jumlah pelayat bahkan sempat menyebabkan aparat kesulitan mengendalikan kerumunan di sekitar peti jenazah.

Rangkaian pemakaman di Teheran dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan penutupan sementara sebagian wilayah udara ibu kota. Setelah itu, jenazah akan dibawa ke Qom, kemudian dilanjutkan ke Najaf dan Karbala di Irak sebelum akhirnya dimakamkan di Mashhad, kota kelahirannya.

Hingga kini pemerintah Iran belum memberikan kepastian apakah Mojtaba Khamenei akan tampil di hadapan publik selama prosesi berlangsung. Putra Ali Khamenei tersebut dilaporkan mengalami luka dalam serangan yang menewaskan sejumlah anggota keluarganya dan belum terlihat di ruang publik sejak peristiwa tersebut.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan