PDIP Prioritaskan Komunikasi dengan Partai Demokrat untuk Pemilu 2024

0
329
PDIP
PDIP Prioritaskan Komunikasi dengan Partai Demokrat untuk Pemilu 2024
Pojok Bisnis

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa partainya, PDIP, menjalin kedekatan dengan Partai Demokrat. Saat ini, mereka sedang menjalankan komunikasi yang intens dengan partai yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Hasto menyatakan bahwa PDIP sedang menjalin komunikasi dengan beberapa partai, seperti PKB, PAN, dan Partai Golkar. Namun demikian, partainya juga sedang melakukan pendekatan yang intens dengan Partai Demokrat untuk bekerja sama dalam pemilu 2024.

“Dalam skala prioritas, kami memperhatikan PKB, PAN, dan Golkar, tetapi kami juga sedang membangun dialog dengan Partai Demokrat. Kami menjalin hubungan dengan Partai Demokrat,” ungkap Hasto saat diwawancarai di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar pada Sabtu (8/7/2023).

Komunikasi Terus Berlangsung

Lebih lanjut, Hasto menyebut bahwa komunikasi terus berlangsung antara PDIP dan Sekjen Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

PT Mitra Mortar indonesia

“Hubungan kami sangat baik. Kemarin, kami mendapatkan berita tentang hubungan antara PDI Perjuangan dan Demokrat, dan saya mengirimkan berita tersebut kepada Pak Sekjen Partai Demokrat. Beliau langsung memberikan tanggapan positif,” tutur Hasto Kristiyanto.

Namun demikian, PDIP akan menghormati tahapan-tahapan yang sedang berjalan di sejumlah partai politik, terutama partai politik yang telah membentuk koalisi, termasuk Demokrat.

“Pertemuan-pertemuan ini dilakukan dengan intensitas yang tinggi. Pertemuan di Gelora Bung Karno memiliki suasana yang menyenangkan, dan saat ini kita hanya perlu menunggu beberapa tahapan lagi. Namun, partai politik lain memiliki aspek etika politik yang harus kami pahami,” jelas Hasto.

“Oleh karena itu, bulan Juli hingga pertengahan Agustus menjadi periode penentuan dalam kerja sama antarpartai politik,” tambah Hasto.

Permintaan Maaf PDIP terhadap Partai Demokrat

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, meminta maaf kepada Partai Demokrat karena tidak mengundang mereka dalam perayaan puncak Bulan Bung Karno. Perayaan tersebut diadakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu, 24 Juni 2023.

“Saya telah berkomunikasi dengan Mas Teuku Riefky mengenai acara ini, karena ini merupakan acara konsolidasi partai. Kami menjalin komunikasi yang intens dengan teman-teman dari Partai Demokrat,” ujar Hasto, seperti yang dilansir oleh Antara.

Hasto juga mengungkapkan bahwa dia telah meminta maaf langsung kepada Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

Meskipun demikian, PDIP mengundang partai politik lainnya untuk menghadiri perayaan puncak Bulan Bung Karno. Hasto menjelaskan bahwa Partai Demokrat memiliki pandangan politik yang berbeda dengan PDIP.

Partai Demokrat memang telah membentuk koalisi dengan Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres). Sementara itu, PDIP mendukung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) dalam pilpres 2024.

Oleh karena itu, Hasto tidak ingin hubungan antara Demokrat dengan NasDem dan PKS menjadi renggang karena diundang ke acara partai yang memiliki pandangan politik yang berbeda.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan