Senin, September 7, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 193

7 Langkah Cerdas Mengelola Uang Pesangon Setelah Pensiun

Setelah bertahun-tahun bekerja keras, masa pensiun akhirnya tiba. Ini adalah waktu untuk menikmati hidup tanpa tekanan rutinitas harian. Namun, masa pensiun juga datang dengan tantangan baru, salah satunya adalah mengelola uang pesangon dengan bijak. Uang pesangon ini adalah hasil kerja keras bertahun-tahun yang bisa menjadi penopang keuangan di masa tua. Jadi, bagaimana sebaiknya uang pensiun ini digunakan? Berikut beberapa saran yang bisa dipertimbangkan.

1. Menyusun Anggaran Kebutuhan Harian

Langkah pertama yang penting adalah membuat anggaran kebutuhan harian. Hitung berapa banyak uang yang dibutuhkan untuk hidup sehari-hari, termasuk biaya makan, listrik, air, kesehatan, dan kebutuhan lainnya. Dengan anggaran yang jelas, Anda bisa mengetahui berapa banyak uang pesangon yang perlu disisihkan untuk memenuhi kebutuhan dasar ini.

2. Investasi yang Aman dan Menguntungkan

Uang pesangon sebaiknya tidak hanya disimpan begitu saja di rekening bank. Pertimbangkan untuk menginvestasikan sebagian dari uang tersebut. Pilihan investasi yang aman seperti deposito berjangka, obligasi pemerintah, atau reksa dana pasar uang bisa menjadi pilihan. Investasi ini menawarkan tingkat pengembalian yang lebih tinggi daripada hanya menyimpan uang di tabungan, tetapi dengan risiko yang relatif rendah.

3. Menyiapkan Dana Darurat

Masa pensiun bisa penuh dengan kejutan, termasuk kebutuhan mendadak seperti perbaikan rumah atau biaya kesehatan. Sisihkan sebagian dari uang pesangon untuk dana darurat. Idealnya, dana darurat ini setidaknya bisa mencakup kebutuhan hidup selama 6 hingga 12 bulan. Dengan adanya dana darurat, Anda tidak perlu khawatir jika terjadi hal-hal yang tak terduga.

4. Mengurangi Utang atau Kewajiban Finansial

Jika masih memiliki utang, seperti cicilan rumah atau pinjaman lainnya, sebaiknya pertimbangkan untuk melunasinya menggunakan uang pesangon. Bebas dari utang akan membuat keuangan Anda lebih ringan dan mengurangi beban pikiran di masa pensiun.

5. Merencanakan Hiburan dan Kegiatan Produktif

Pensiun bukan berarti harus berhenti menikmati hidup. Gunakan sebagian uang pesangon untuk merencanakan kegiatan yang Anda sukai, seperti traveling, hobi, atau bahkan memulai usaha kecil. Namun, pastikan semua ini dilakukan dalam batas anggaran yang telah ditetapkan agar keuangan tetap stabil.

6. Pendidikan dan Bantuan untuk Keluarga

Banyak orang yang ingin menggunakan uang pesangon untuk membantu anak atau cucu, misalnya dengan membiayai pendidikan mereka. Ini adalah niat yang mulia, tetapi pastikan Anda sudah merencanakan keuangan diri sendiri terlebih dahulu. Jika setelah itu masih ada kelebihan dana, membantu keluarga tentu bisa menjadi pilihan yang baik.

7. Konsultasi dengan Ahli Keuangan

Jika merasa bingung atau khawatir salah langkah, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan ahli keuangan. Mereka bisa membantu Anda menyusun rencana keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan jangka panjang Anda. Dengan begitu, uang pesangon dapat dikelola dengan cara yang paling menguntungkan dan aman.

Masa pensiun seharusnya menjadi waktu yang tenang dan menyenangkan. Dengan pengelolaan uang pesangon yang tepat, Anda bisa menikmati masa tua tanpa harus khawatir tentang masalah keuangan. Kuncinya adalah membuat perencanaan yang matang, berinvestasi dengan bijak, dan selalu menjaga keseimbangan antara menikmati hidup dan menjaga kestabilan finansial.

Pensiun adalah awal dari babak baru dalam hidup, dan dengan perencanaan yang baik, babak ini bisa menjadi yang paling indah.

Pertumbuhan Industri Pengolahan Stabil, Pemerintah Fokus Perbaiki Iklim Usaha

0

Industri pengolahan terus menjadi pilar utama dalam mendorong perekonomian nasional, dengan kontribusi sebesar 18,52 persen pada triwulan II 2024, meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 18,26 persen. Atas kontribusi ini, sektor pengolahan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi pada triwulan tersebut, dengan menyumbang 0,79 persen.

Pertumbuhan Industri Pengolahan Nonmigas

“Pada triwulan II-2024, pertumbuhan industri pengolahan nonmigas mencapai 4,63 persen (y-on-y), sedikit menurun dari triwulan I-2024 yang tercatat sebesar 4,64 persen,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada Senin (12/8).

Pertumbuhan industri pengolahan nonmigas didorong oleh meningkatnya permintaan baik dari dalam maupun luar negeri. Misalnya, industri makanan dan minuman mengalami pertumbuhan 5,53 persen, yang dipicu oleh peningkatan permintaan domestik selama Idulfitri dan Iduladha, serta panen raya padi yang meningkatkan pasokan.

Selain itu, industri logam dasar tumbuh sebesar 18,07 persen berkat meningkatnya permintaan ekspor produk besi dan baja, serta konsumsi baja di dalam negeri. Industri kimia, farmasi, dan obat tradisional juga mengalami pertumbuhan sebesar 8,01 persen seiring dengan naiknya permintaan dari pasar domestik dan internasional.

Tantangan di Sektor Tekstil dan Alas Kaki

Namun, sektor tekstil dan pakaian jadi mengalami kontraksi sebesar 0,03 persen (y-on-y), akibat menurunnya produksi yang dipengaruhi oleh lonjakan impor produk tekstil. Agus juga menyoroti perlambatan di industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki yang hanya tumbuh 1,93 persen (y-on-y), yang disebabkan oleh penurunan produksi alas kaki di beberapa provinsi, termasuk Banten, Jawa Barat, dan DI Yogyakarta, akibat penurunan permintaan.

Menperin menyatakan bahwa industri manufaktur tetap menjadi tulang punggung ekonomi nasional, namun performanya sangat tergantung pada kebijakan pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. Ia menekankan pentingnya koordinasi yang tepat sasaran untuk mengatasi tantangan yang ada.

Perlambatan Terlihat pada PMI Manufaktur dan IKI

Perlambatan sektor industri juga tercermin pada Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur Indonesia yang pada Juli 2024 turun ke level 49,3, masuk ke fase kontraksi setelah 34 bulan sebelumnya berada di zona ekspansi.

“Presiden Joko Widodo dalam Sidang Kabinet pagi ini menyatakan bahwa kontraksi PMI manufaktur perlu diwaspadai karena beberapa negara di Asia juga mengalaminya, dengan penurunan terbesar pada sisi output,” tambah Agus.

Dalam sidang yang berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN), Presiden mengingatkan bahwa tingginya impor bahan baku akibat fluktuasi rupiah dan serbuan produk impor dapat melemahkan permintaan domestik. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya penggunaan bahan baku lokal serta perlindungan terhadap industri dalam negeri, sambil menjajaki pasar-pasar ekspor nontradisional.

Selain itu, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada Juli 2024 turun menjadi 52,4 dari 52,5 pada bulan sebelumnya, dipengaruhi oleh penurunan pesanan baru dan masih terkontraksinya variabel produksi. “Ini mencerminkan menurunnya optimisme pelaku industri, salah satunya disebabkan oleh ketidakpastian hukum,” tambahnya.

Menperin optimistis bahwa sektor manufaktur dalam negeri masih memiliki peluang untuk bangkit dengan dukungan kebijakan probisnis, seperti penyediaan bahan baku, harga gas industri yang kompetitif, dan kebijakan substitusi impor yang tegas. “Koordinasi yang sesuai aturan dan komitmen dari semua pihak akan memastikan perlindungan bagi industri dalam negeri,” ujarnya.

Rp 56,2 Triliun Mengalir ke IKN, 55 Proyek Ground Breaking Siap Wujudkan Ibu Kota Baru

0

Presiden Jokowi mengumumkan bahwa hingga saat ini, total investasi yang mengalir ke Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mencapai Rp 56,2 triliun. Dari jumlah tersebut, 55 proyek telah memulai tahap ground breaking.

“Dapat saya sampaikan bahwa di luar anggaran APBN, investasi yang masuk ke IKN sudah mencapai Rp 56,2 triliun dengan 55 proyek yang telah memasuki tahap ground breaking,” ungkap Jokowi dalam Sidang Kabinet di Istana Negara IKN pada Senin (12/8).

Rincian Investasi di IKN Nusantara

Jokowi merinci bahwa investasi di IKN meliputi berbagai sektor: pendidikan dengan 6 proyek, kesehatan dengan 3 proyek, logistik sebanyak 10 proyek, perhotelan dengan 8 proyek, energi dan transportasi masing-masing 2 proyek, perkantoran dan perbankan sebanyak 14 proyek, hunian serta area hijau dengan 9 proyek, dan media serta teknologi sebanyak 3 proyek.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menekankan bahwa pemindahan Ibu Kota ke IKN Kalimantan Timur tidak hanya soal memindahkan pusat pemerintahan secara fisik. Lebih dari itu, ini adalah tentang transformasi pola pikir, mindset, dan cara kerja bangsa.

“Yang penting bukan sekadar memindahkan fisik, tapi juga mengubah pola pikir, mindset, dan cara kerja kita. Kita harus bisa bekerja dari mana saja, serta mengubah mobilitas kita,” jelas Jokowi.

Fokus pada Energi Hijau dan Ekonomi Digital

Jokowi juga menegaskan bahwa seluruh kendaraan di IKN Nusantara akan menggunakan energi hijau. Gedung-gedung di sana pun dirancang dengan konsep green building.

“Semua kendaraan akan menggunakan energi listrik, dan energinya berasal dari sumber hijau. Bangunan-bangunan di IKN didesain dengan konsep green building, dengan aksesibilitas yang memprioritaskan pejalan kaki dan pengguna sepeda,” tambahnya.

Selain itu, Jokowi menyatakan bahwa sistem ekonomi di IKN Nusantara akan mengedepankan ekonomi hijau dan digital, yang akan menjadi fondasi utama dalam operasional pemerintahan di Ibu Kota baru ini.

Ia juga menyampaikan bahwa pemindahan Ibu Kota ini diharapkan menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur, khususnya di Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

Jokowi menambahkan bahwa salah satu tujuan utama pemindahan Ibu Kota adalah untuk mendukung pemerataan ekonomi di luar Pulau Jawa, mengingat saat ini sekitar 58 persen Produk Domestik Bruto (PDB) nasional terpusat di Jawa, di mana juga terdapat sekitar 56 persen populasi Indonesia.

Rahasia Mengelola Bisnis Sampingan Tanpa Mengganggu Pekerjaan Utama

Mengelola bisnis sampingan bisa menjadi pilihan yang menarik, terutama jika kamu ingin menambah penghasilan atau mencoba hal baru di luar pekerjaan utama. Namun, tantangan terbesar dari menjalankan bisnis sampingan adalah memastikan bahwa bisnis tersebut tidak mengganggu pekerjaan utama. Berempat.com akan memberi beberapa tips untuk membantumu menjalani bisnis sampingan dengan sukses tanpa mengorbankan pekerjaan utama.

1. Pilih Bisnis yang Sesuai dengan Minat dan Kemampuan

Memilih bisnis yang sesuai dengan minat dan kemampuan Anda akan membuatnya terasa lebih menyenangkan dan tidak seperti beban tambahan. Misalnya, jika Anda suka memasak, bisnis catering kecil-kecilan atau menjual makanan ringan bisa menjadi pilihan. Dengan melakukan sesuatu yang Anda sukai, Anda cenderung lebih termotivasi dan tidak mudah merasa lelah.

2. Atur Waktu dengan Baik

Mengelola waktu adalah kunci utama dalam menjalankan bisnis sampingan. Buatlah jadwal yang jelas dan realistis, kapan Anda akan fokus pada pekerjaan utama, dan kapan Anda bisa mengurus bisnis sampingan. Usahakan agar tidak membawa urusan bisnis ke dalam jam kerja, sehingga produktivitas di pekerjaan utama tidak terganggu.

3. Manfaatkan Teknologi

Di era digital ini, teknologi bisa menjadi sahabat terbaik dalam menjalankan bisnis sampingan. Gunakan aplikasi atau tools manajemen waktu, keuangan, dan media sosial untuk memudahkan pengelolaan bisnis. Anda juga bisa memanfaatkan platform online untuk pemasaran, penjualan, atau bahkan manajemen inventaris.

4. Mulai dari Skala Kecil

Jangan terburu-buru untuk langsung menjalankan bisnis sampingan dalam skala besar. Mulailah dari hal-hal kecil dan tingkatkan secara bertahap seiring dengan bertambahnya pengalaman dan kepercayaan diri. Dengan demikian, risiko yang Anda hadapi juga lebih kecil dan lebih mudah dikendalikan.

5. Jaga Keseimbangan antara Pekerjaan dan Kehidupan Pribadi

Sangat penting untuk tetap menjaga keseimbangan antara pekerjaan utama, bisnis sampingan, dan kehidupan pribadi. Jangan sampai Anda kelelahan karena terlalu sibuk dengan bisnis sehingga mengorbankan waktu untuk keluarga, istirahat, atau bahkan kesehatan Anda sendiri. Tetapkan batasan waktu kerja dan luangkan waktu untuk relaksasi.

6. Buat Perencanaan Keuangan yang Matang

Sebagai pebisnis, pengelolaan keuangan yang baik adalah suatu keharusan. Pisahkan antara keuangan pribadi dan bisnis agar tidak terjadi kebingungan. Buatlah anggaran, perkirakan biaya operasional, dan selalu siapkan dana cadangan. Hal ini akan membantu Anda menjaga kestabilan finansial, baik untuk bisnis maupun kehidupan pribadi.

7. Jangan Ragu untuk Belajar dan Berkembang

Bisnis sampingan bisa menjadi peluang untuk belajar hal baru. Jangan ragu untuk terus belajar dan mencari informasi yang dapat membantu Anda mengembangkan bisnis. Ikuti pelatihan, seminar, atau workshop yang relevan dengan bisnis Anda. Semakin banyak pengetahuan yang Anda miliki, semakin besar peluang untuk sukses.

8. Cari Dukungan dari Orang Terdekat

Memiliki dukungan dari keluarga, teman, atau rekan kerja sangat penting ketika menjalankan bisnis sampingan. Mereka bisa memberikan motivasi, ide, atau bahkan bantuan ketika Anda menghadapi tantangan. Jangan sungkan untuk berbagi cerita dan meminta pendapat dari mereka.

9. Evaluasi Secara Berkala

Terakhir, jangan lupa untuk selalu mengevaluasi bisnis Anda secara berkala. Tinjau apa yang telah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki. Evaluasi ini bisa membantu Anda menemukan cara baru untuk meningkatkan bisnis tanpa mengorbankan pekerjaan utama.

Menjalankan bisnis sampingan tanpa mengganggu pekerjaan utama memang memerlukan disiplin dan strategi yang tepat. Dengan memilih bisnis yang sesuai, mengatur waktu dengan baik, memanfaatkan teknologi, dan terus belajar, Anda bisa meraih sukses di kedua bidang tersebut. Ingatlah untuk selalu menjaga keseimbangan dan kesehatan agar semua aspek kehidupan tetap berjalan harmonis.

Lindungi Nasabah dari Penipuan, OJK Bentuk Satgas Anti Scam!

0

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Scam yang bertujuan untuk menangani berbagai bentuk penipuan di sektor keuangan yang menimpa nasabah. Pembentukan Satgas ini merupakan langkah penting dalam memperkuat upaya perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Frederica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa Satgas ini merupakan inisiatif OJK dan akan melibatkan berbagai pihak yang terkait dengan perlindungan konsumen. Pihak-pihak tersebut termasuk perbankan, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), hingga platform marketplace yang memiliki peran penting dalam mengawasi transaksi keuangan di dunia digital.

Pembelajaran dari Negara Lain

Konsep Satgas Anti Scam ini sebenarnya bukanlah sesuatu yang baru di dunia internasional. Beberapa negara lain telah menerapkan mekanisme serupa untuk menangani kasus penipuan di sektor keuangan. Menurut Frederica, pengalaman negara-negara tersebut menunjukkan bahwa Indonesia juga memerlukan satgas semacam ini untuk memperkuat koordinasi antar lembaga. Dengan adanya koordinasi yang lebih baik, penanganan penipuan diharapkan bisa dilakukan dengan lebih efektif dan cepat.

“Rencana pembentukan anti scam center ini mendapat sambutan positif karena banyak di antara kita, termasuk pejabat-pejabat, pernah mengalami atau memiliki kerabat yang menjadi korban penipuan dan fraud,” ujar Frederica, yang dikutip pada Minggu (11/8/2024). Pengalaman pribadi ini semakin menegaskan urgensi pembentukan Satgas Anti Scam di Indonesia.

Fokus pada Pencegahan dan Penegakan Hukum

Satgas Anti Scam ini tidak hanya bertujuan untuk mencegah kerugian lebih lanjut, tetapi juga untuk mengejar pelaku kejahatan dan membawa mereka ke ranah hukum. Selain itu, sistem ini akan dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi pola transaksi mencurigakan yang sering muncul di rekening-rekening tertentu. Dengan demikian, potensi penipuan dapat diidentifikasi lebih awal dan ditangani sebelum menyebabkan kerugian besar.

“Dengan adanya anti-scam center ini, harapannya masyarakat bisa segera melaporkan ketika menyadari uangnya hilang akibat penipuan. Karena sering kali, orang baru sadar uangnya hilang setelah beberapa waktu,” jelas Frederica. Pusat anti-scam ini diharapkan dapat menjadi alat yang efektif bagi masyarakat untuk melindungi aset mereka dari penipuan di masa depan.

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax, Berikut Penjelasannya!

0

PT Pertamina Patra Niaga baru saja mengumumkan kenaikan harga bahan bakar jenis Pertamax, dari sebelumnya Rp12.950 per liter menjadi Rp13.700 per liter. Penyesuaian harga ini mulai berlaku pada Sabtu, 10 Agustus 2024, pukul 00.00 waktu setempat di SPBU Pertamina yang berada di wilayah Aceh, Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Informasi ini disampaikan oleh Pejabat Sementara (Pjs) Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, dalam sebuah pernyataan resmi. Kenaikan harga ini dikaitkan dengan tren harga rata-rata minyak dunia (ICP) dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Sejak Maret 2024, Pertamina Patra Niaga belum melakukan penyesuaian harga meski harga ICP terus meningkat, dengan pertimbangan menjaga stabilitas ekonomi. Namun, pada akhirnya Pertamina mengikuti langkah badan usaha lain yang sudah menaikkan harga BBM Non Subsidi sejak awal Agustus 2024.

“Sejalan dengan badan usaha lainnya, Pertamina juga melakukan penyesuaian harga secara bertahap,” ujar Heppy.

Selain Pertamax, produk BBM Non Subsidi lain seperti Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, dan Dex Series sudah lebih dulu mengalami kenaikan pada awal Agustus 2024.

Harga Pertamax Tetap Lebih Kompetitif

Heppy menegaskan bahwa kenaikan harga ini telah mempertimbangkan daya beli masyarakat dan memastikan harga yang kompetitif di pasar. Pertamax, meskipun mengalami kenaikan, masih lebih murah dibandingkan BBM RON 92 di SPBU lain, seperti Revvo 92 dari Vivo yang dijual Rp14.320 per liter, atau Super dari Shell yang dibanderol Rp14.520 per liter. Bahkan, BP 92 dari BP AKR yang dijual Rp13.850 per liter masih lebih mahal dibandingkan Pertamax.

Tanggapan Pakar Terhadap Penyesuaian Harga

Peneliti dari Alpha Research Database, Ferdy Hasiman, mengapresiasi upaya Pertamina yang sebelumnya menahan harga Pertamax meskipun harga minyak dunia melonjak dan nilai tukar rupiah melemah.

Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat. Namun, ia juga menekankan bahwa penyesuaian harga yang dilakukan saat ini adalah keputusan yang tepat untuk menjaga kesehatan keuangan perusahaan dan menciptakan persaingan yang lebih sehat dengan badan usaha lainnya.

Ferdy berharap Pertamina menggunakan parameter yang tepat dalam penetapan harga agar tidak membebani masyarakat, namun tetap menjaga kelangsungan bisnis perusahaan. Ia juga menyatakan bahwa konsumen Pertamax umumnya berasal dari kelompok ekonomi yang mampu, sehingga kenaikan harga yang sesuai regulasi seharusnya tidak menjadi masalah.

8 Ide Bisnis Kreatif yang Bisa Dimulai dengan Modal Kecil

Memulai bisnis tidak selalu membutuhkan modal besar. Dengan kreativitas dan sedikit inovasi, Anda bisa memulai bisnis yang menjanjikan tanpa perlu menguras tabungan. Kali ini Berempat.com akan memberikan 8 ide bisnis kreatif yang bisa dimulai dengan modal kecil, apa saja? mari simak.

1. Jasa Desain Grafis

Jika Anda memiliki bakat dalam desain grafis, ini bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Banyak usaha kecil dan startup yang membutuhkan logo, brosur, hingga konten media sosial yang menarik. Dengan laptop dan perangkat lunak desain yang terjangkau, Anda bisa mulai menawarkan jasa desain grafis dari rumah.

2. Bisnis Kerajinan Tangan

Kerajinan tangan atau handmade products selalu memiliki pasar tersendiri, terutama jika produk yang Anda tawarkan unik dan memiliki sentuhan personal. Mulai dari aksesoris, perhiasan, hingga dekorasi rumah, kerajinan tangan bisa dipasarkan secara online melalui media sosial atau platform e-commerce.

3. Jasa Fotografi dan Videografi

Dengan kamera yang memadai dan sedikit keterampilan editing, Anda bisa memulai bisnis fotografi dan videografi. Anda bisa menawarkan jasa untuk acara pernikahan, ulang tahun, atau bahkan untuk kebutuhan konten media sosial. Modal utama adalah kreativitas dalam menangkap momen dan menyajikannya dalam bentuk yang menarik.

4. Blogger atau Content Creator

Jika Anda suka menulis atau membuat konten, menjadi blogger atau content creator bisa menjadi bisnis yang menjanjikan. Dengan memilih niche yang Anda kuasai, seperti traveling, fashion, atau kuliner, Anda bisa mulai membangun audiens dan menghasilkan uang dari iklan, sponsored content, atau afiliasi.

5. Bisnis Kuliner Rumahan

Kuliner selalu menjadi bisnis yang menarik, apalagi jika Anda memiliki resep unik atau inovatif. Anda bisa memulai dari dapur rumah dengan menjual makanan atau camilan melalui media sosial. Ciptakan menu yang berbeda dan berikan pelayanan yang baik untuk menarik pelanggan.

6. Dropshipping

Dropshipping memungkinkan Anda menjalankan bisnis retail tanpa perlu menyimpan stok barang. Anda cukup memasarkan produk dari supplier, dan ketika ada pesanan, supplier akan langsung mengirimkan barang ke pelanggan atas nama Anda. Dengan modal minim, bisnis ini cocok bagi mereka yang ingin mencoba bisnis e-commerce.

7. Bisnis Tanaman Hias

Minat terhadap tanaman hias semakin meningkat, terutama di kalangan milenial. Anda bisa memulai bisnis ini dengan menjual tanaman hias kecil yang mudah dirawat, seperti sukulen atau kaktus. Modalnya tidak terlalu besar, dan Anda bisa menjualnya secara online atau di pasar-pasar lokal.

8. Bisnis Souvenir Custom

Souvenir custom seperti mug, kaos, atau tote bag dengan desain unik selalu diminati, terutama untuk acara seperti pernikahan, ulang tahun, atau perusahaan. Anda bisa mulai dengan modal kecil, terutama jika menggunakan metode pre-order, di mana pelanggan membayar di muka sebelum produksi dimulai.

Memulai bisnis tidak selalu tentang modal besar, tapi tentang ide kreatif dan keinginan untuk berinovasi. Dengan salah satu dari ide di atas, Anda bisa mulai merintis bisnis dari rumah dengan modal yang minim, namun dengan potensi keuntungan yang besar. Yang terpenting adalah konsistensi dan kesabaran dalam menjalankannya. Semoga ide-ide ini bisa menginspirasi Anda untuk memulai langkah pertama dalam dunia bisnis.

Menggerakkan Ekonomi Desa, BSI Agen Perkuat Inklusi Keuangan Syariah

0

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) telah berhasil memperluas inklusi serta literasi perbankan dan keuangan syariah melalui layanan agen laku pandai yang kini menjangkau daerah-daerah terpencil di seluruh Indonesia. Hingga Juli 2024, jumlah agen BSI mencapai 103.614, tersebar dari Aceh hingga Papua, dengan volume transaksi mencapai sekitar 15.000 transaksi yang bernilai Rp31 triliun.

Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna, mengungkapkan bahwa keberadaan agen BSI semakin memperkuat layanan dan meningkatkan inklusi perbankan syariah di masyarakat. Perkembangan ini menunjukkan minat yang terus meningkat terhadap transaksi keuangan syariah, yang juga berkontribusi positif dalam menciptakan lapangan kerja baru melalui profesi sebagai agen BSI.

BSI Agen Sebagai Penggerak Ekonomi Syariah

“BSI memiliki harapan besar untuk menjadikan ekosistem syariah semakin berkembang dan memberikan dampak sosial serta ekonomi yang positif bagi masyarakat di masa depan. Melalui agen BSI, kami berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di seluruh pelosok Indonesia,” kata Anton.

Anton juga berharap bahwa tingginya volume transaksi melalui agen BSI dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah. Ia menambahkan bahwa sekitar 60% agen BSI beroperasi di Provinsi Aceh, sementara sisanya tersebar di Pulau Jawa.

Mayoritas agen BSI terdiri dari toko sembako dan toko pulsa, yang menunjukkan bahwa peran agen ini dapat diadopsi oleh berbagai lapisan masyarakat. Anton menambahkan, BSI memiliki standar khusus bagi calon agen untuk memastikan layanan yang diberikan memenuhi kualitas yang diharapkan.

“Kami menetapkan standar dan memberikan pelatihan yang memadai kepada calon agen agar mereka dapat memberikan layanan terbaik sesuai standar perusahaan,” jelas Anton.

Komitmen OJK dalam Mewujudkan Inklusi Keuangan

Program agen laku pandai ini sendiri merupakan inisiatif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bertujuan menyediakan layanan perbankan atau keuangan lainnya melalui kemitraan antara bank dan pihak ketiga (agen bank), yang didukung oleh teknologi informasi.

Agen laku pandai hadir sebagai bagian dari komitmen OJK dan industri perbankan dalam mendukung inklusi keuangan, sesuai dengan aspirasi pemerintah Indonesia yang menetapkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) pada Juni 2012. Salah satu program utama dari SNKI adalah branchless banking melalui agen laku pandai.

Untuk tahun ini, BSI berfokus pada penyebaran layanan agen di wilayah-wilayah potensial, dengan strategi seperti pembinaan UMKM, warung kelontong, serta komunitas atau ekosistem halal, sehingga layanan perbankan dan keuangan syariah dapat terus dioptimalkan terutama di daerah pedesaan dan wilayah yang sulit dijangkau oleh kantor cabang.

“Kami berharap dapat menciptakan peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga mereka,” tutup Anton.

Investasi Bukan Permainan, OJK Ajak Masyarakat Waspada Investasi Ilegal

0

Investasi bukanlah sekadar aktivitas sembarangan atau bentuk perjudian, melainkan memerlukan pengetahuan mendalam mengenai dasar-dasar ekonomi dan strategi finansial. Oleh karena itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong masyarakat, termasuk para mahasiswa, untuk lebih berhati-hati dalam melakukan investasi dan waspada terhadap praktik investasi ilegal yang dapat merugikan finansial.

“Jangan mudah tergiur oleh promosi dan janji manis dari investasi yang tidak masuk akal di media sosial. Investasi bukanlah permainan atau perjudian, melainkan membutuhkan pemahaman mendalam terkait fundamental serta strategi keuangan,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, di Jakarta pada Sabtu.

Mengenali Ciri dan Modus Investasi Ilegal

Untuk menghindari jebakan investasi ilegal, masyarakat harus bisa mengenali karakteristik dan modus operandi dari investasi ilegal. Ciri-ciri investasi ilegal termasuk legalitas yang tidak jelas, janji keuntungan besar dalam waktu singkat, klaim bebas risiko, pola rekrutmen yang berbasis pada member get member, serta sering menggunakan tokoh masyarakat, figur publik, atau tokoh agama sebagai daya tarik.

Modus operandi yang sering digunakan dalam investasi ilegal mencakup skema ponzi, pemalsuan izin usaha yang mengatasnamakan OJK, dan penggunaan nama perusahaan berizin OJK secara ilegal.

Generasi Muda dan Risiko Informasi Palsu

Inarno juga menyampaikan bahwa jumlah investor di pasar modal terus mengalami peningkatan, dengan mayoritas investor berasal dari kalangan milenial dan gen Z yang berusia di bawah 30 tahun, mencapai 55 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat. Generasi muda kini memanfaatkan teknologi canggih dan mudah digunakan, serta semakin sering menggunakan media sosial untuk mencari dan menyebarkan informasi, yang menjadi salah satu dasar dalam pengambilan keputusan investasi.

Namun, Inarno mengingatkan bahwa kemudahan akses informasi ini juga membawa risiko meningkatnya penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks, khususnya dalam dunia investasi, sehingga diperlukan kewaspadaan terhadap berbagai tawaran investasi yang meragukan.

Melalui berbagai program sosialisasi dan edukasi tentang pasar modal, diharapkan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat dapat meningkat, serta mencegah masyarakat dari jebakan investasi yang scam.

Sebelumnya, Analis Eksekutif Kelompok Spesialis Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Irhamsyah, mengungkapkan bahwa kerugian akibat investasi ilegal mencapai Rp603,9 miliar selama tahun 2023.

“Ini menambah total kerugian sejak tahun 2017 hingga 2023 menjadi sebesar Rp139,67 triliun,” ujarnya di Makassar, Jumat (9/8).

OJK juga mencatat adanya 9.889 entitas ilegal yang beroperasi sejak tahun 2017 hingga Juli 2024. Entitas ilegal tersebut terdiri dari 1.367 investasi ilegal, 8.271 pinjaman online (pinjol) ilegal, dan 251 gadai ilegal.

Mata Uang Crypto: Sebuah Tren Sementara atau Masa Depan Keuangan?

Mata uang crypto atau cryptocurrency telah menjadi topik hangat dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari Bitcoin yang dikenal luas hingga ribuan jenis cryptocurrency lainnya yang bermunculan. banyak yang bertanya-tanya, apakah ini hanya tren sementara, atau apakah cryptocurrency akan menjadi masa depan keuangan?

Apa Itu Cryptocurrency?

Crypto atau Cryptocurrency adalah bentuk mata uang digital yang menggunakan teknologi kriptografi untuk mengamankan transaksi, mengendalikan pembuatan unit baru, dan memverifikasi transfer aset. Tidak seperti mata uang tradisional yang dikendalikan oleh bank sentral atau pemerintah, cryptocurrency beroperasi secara terdesentralisasi melalui teknologi blockchain.

Kenapa Cryptocurrency Populer?

Ada beberapa alasan kenapa cryptocurrency menjadi sangat populer:

  1. Potensi Keuntungan Besar: Banyak orang tertarik pada cryptocurrency karena potensi keuntungannya yang besar. Bitcoin, sebagai contoh, telah mengalami kenaikan harga yang luar biasa sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2009.
  2. Desentralisasi dan Kebebasan Finansial: Cryptocurrency menawarkan kebebasan dari sistem keuangan tradisional. Tidak ada bank atau otoritas pusat yang mengendalikan transaksi, sehingga banyak orang merasa lebih bebas dalam mengelola aset mereka.
  3. Teknologi Blockchain: Blockchain, teknologi di balik cryptocurrency, dianggap sebagai inovasi revolusioner. Ini memungkinkan transparansi, keamanan, dan kecepatan dalam transaksi yang sulit dicapai oleh sistem tradisional.

Tantangan dan Kritik Terhadap Cryptocurrency

Meskipun popularitasnya terus meningkat, cryptocurrency juga menghadapi banyak kritik dan tantangan:

  1. Volatilitas: Harga cryptocurrency sangat fluktuatif. Seseorang bisa mendapatkan keuntungan besar dalam satu hari, tetapi juga bisa kehilangan sebagian besar investasinya dalam waktu singkat.
  2. Keamanan dan Penipuan: Meskipun teknologi blockchain sangat aman, ada banyak kasus penipuan dan peretasan di dunia cryptocurrency. Investor harus sangat berhati-hati.
  3. Regulasi: Banyak pemerintah di seluruh dunia masih belum memiliki regulasi yang jelas tentang cryptocurrency. Ini menimbulkan ketidakpastian bagi investor dan pengguna.
  4. Penggunaan untuk Aktivitas Ilegal: Karena sifatnya yang anonim, cryptocurrency sering dikaitkan dengan aktivitas ilegal seperti pencucian uang dan perdagangan narkoba.

Apakah Cryptocurrency Akan Menjadi Masa Depan Keuangan?

Masa depan cryptocurrency masih menjadi perdebatan. Beberapa ahli percaya bahwa cryptocurrency memiliki potensi untuk menggantikan mata uang tradisional dan mengubah cara kita melakukan transaksi keuangan. Mereka melihat adopsi yang semakin meningkat oleh perusahaan besar, serta pengembangan teknologi yang lebih maju sebagai indikator bahwa cryptocurrency akan tetap ada.

Namun, ada juga yang percaya bahwa cryptocurrency hanya tren sementara yang pada akhirnya akan mereda. Mereka berpendapat bahwa volatilitas yang tinggi, tantangan regulasi, dan masalah keamanan akan membuat cryptocurrency sulit untuk menjadi mata uang utama di masa depan.

Cryptocurrency adalah fenomena yang menarik dengan banyak potensi, tetapi juga disertai dengan tantangan yang signifikan. Apakah ini hanya tren sementara atau akan menjadi masa depan keuangan, masih belum bisa dipastikan. Namun, yang jelas, cryptocurrency telah mengubah cara kita memandang uang dan transaksi, dan pengaruhnya terhadap dunia keuangan kemungkinan akan terus terasa di tahun-tahun mendatang.

Bagi mereka yang tertarik untuk berinvestasi atau menggunakan cryptocurrency, penting untuk melakukan riset yang mendalam dan memahami risiko yang terlibat. Dengan perkembangan teknologi dan regulasi yang terus berubah, masa depan cryptocurrency masih terbuka untuk dipertanyakan, tetapi tidak bisa diabaikan begitu saja.