Dibanggakan Jokowi, Go-Jek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka Diakui Punya Singapura

0
3714
Jokowi di acara bukalapak (dok kantor staf presiden)

Di beberapa kesempatan Preisiden Jokowi kerap membanggakan perusahaan start up yang dikembangkan pengusaha muda Indonesia. Bahkan Jokowi sempat mendatangi acara yang diusung salah satu unicorn yang disiarkan di beberapa TV swasta. Jokowi pun sangat mendukung perkembangan bisnis rintisan itu yang mampu mecetak omset puluhan miliaran rupiah. Keempat unicorn tersebut di antaranya Go-Jek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka.

Sayang pada rilis oleh Google dan Temasek yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi digital Asean, malah 4 unicorn kita diklaim sebagai unicorn Singapura. Di riset tersebut, Indonesia dinyatakan sama sekali tidak memiliki unicorn. Sementara Singapura tercatat memiliki empat unicorn yang selama ini diketahui milik Indonesia.

“Di laporan disebutkan Indonesia ada nol dan Singapura empat (unicorn),” jelas Thomas Lembong, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Selasa (30/7/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan jika induk dari keempat unicorn tersebut berbasis di Singapura. Dengan demikian, saat unicorn Indonesia mendapat suntikan dana masuknya lewat negara tersebut. Hal yang cukup membingungkan adalah adanya statemen Grab dan Gojek dapat pendanaan (fund rising) tetapi tidak muncul dalam arus modal dalam bentuk investasi tetapi masuk ke Singapura.

Artinya Singapura bayar ke Indonesia dalam bentuk sewa kantor, iklan, sewa motor mitra. Itu arus modal ya masuk pembayaran langsung dari induk uncorn ke vendor Indonesia jadi bukan dalam bentuk PMA (Penanaman Modal Asing).

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.