Top Mortar tkdn
Home Ekonomi Bansos Beras dan MinyaKita Terus Disalurkan, Stabilitas Harga Pangan Jadi Fokus

Bansos Beras dan MinyaKita Terus Disalurkan, Stabilitas Harga Pangan Jadi Fokus

0
Bansos Beras dan MinyaKita Terus Disalurkan, Stabilitas Harga Pangan Jadi Fokus (Foto Ilustrasi)

Pemerintah kembali memperpanjang program Bansos Beras dan bantuan minyak goreng hingga Juni 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Program tersebut dijalankan melalui Badan Pangan Nasional bersama Perum Bulog guna memastikan pasokan bahan pokok tetap terjangkau di berbagai daerah.

Perpanjangan bantuan ini sekaligus menjadi strategi pemerintah untuk menekan potensi kenaikan harga beras dan minyak goreng di tingkat konsumen. Dalam program terbaru tersebut, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng merek MinyaKita.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal, mengatakan program Bansos Beras diharapkan mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama bagi kelompok rentan yang terdampak tekanan ekonomi dan kenaikan harga pangan.

“Program ini tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga membantu menjaga harga beras dan MinyaKita tetap terkendali di pasaran,” ujar Rizal dalam keterangan tertulis, Senin (25/5/2026).

Penyaluran Bansos Beras Jangkau Jutaan Penerima

Di sejumlah wilayah, penyaluran bantuan sudah mulai dilakukan secara bertahap. Di Desa Arjasari misalnya, pemerintah telah menyalurkan sekitar 28.940 kilogram beras dan 5.788 liter MinyaKita kepada warga penerima manfaat.

Secara nasional, program Bansos Beras kini menjangkau sekitar 33,2 juta penerima manfaat di berbagai daerah Indonesia. Hingga akhir Mei 2026, total bantuan yang telah disalurkan tercatat mencapai 260 juta kilogram beras serta 52 juta liter MinyaKita.

Pemerintah menilai bantuan pangan tersebut bukan hanya sekadar program sosial, melainkan bagian dari upaya menjaga keseimbangan pasokan dan kestabilan harga kebutuhan pokok di pasar domestik.

Bulog memastikan seluruh proses distribusi dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar bantuan tepat sasaran. Penyaluran juga diklaim mengikuti mekanisme resmi sehingga masyarakat penerima bisa memperoleh bantuan dengan tertib dan aman.

Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Selain memperkuat daya beli masyarakat, program Bansos Beras juga dianggap penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan distribusi bantuan yang terus berjalan, pemerintah berharap gejolak harga pangan dapat ditekan, terutama menjelang periode peningkatan konsumsi rumah tangga.

Pemerintah optimistis keberlanjutan program ini dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Di sisi lain, distribusi Bansos Beras dan minyak goreng juga diharapkan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah dengan memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga di tingkat konsumen.

Exit mobile version