Luhut Binsar Minta Pengguna TikTok Hindari Politik Kampungan: Fokus pada Membangun Bangsa

0
450
Luhut Binsar
Luhut Binsar Minta Pengguna TikTok Hindari Politik Kampungan: Fokus pada Membangun Bangsa
Pojok Bisnis

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengeluarkan peringatan keras kepada pengguna TikTok di Indonesia. Dalam sebuah acara bertajuk TikTok Southeast Asia Impact Forum di Jakarta pada Kamis (15/6/2023), Luhut meminta masyarakat agar tidak menggunakan TikTok untuk “politik kampungan”. Ia menekankan pentingnya fokus pada membangun bangsa melalui platform media sosial ini.

Luhut sangat menyadari popularitas TikTok di kalangan anak muda Indonesia dan menyampaikan dorongan agar mereka memanfaatkan platform tersebut secara positif. Ia berharap agar generasi muda dapat memanfaatkan TikTok untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti pembelajaran atau berbagi konten edukatif. Sebagai contoh, Luhut menyarankan adanya pembelajaran matematika melalui TikTok, yang bisa menjadi cara menarik bagi anak-anak muda untuk mempelajari materi tersebut.

TikTok Menerapkan Langkah Tertentu

Untuk menjaga integritas dan keamanan pengguna, TikTok telah menerapkan langkah-langkah tertentu. CEO TikTok, Shou Chew, menjelaskan bahwa mereka telah membuat kolaborasi dengan berbagai lembaga untuk membentuk pusat pengidentifikasian terhadap ujaran kebencian.

Dalam upaya tersebut, TikTok menjalin kerjasama dengan lembaga terkait pemilu guna memperoleh informasi faktual tentang konten yang diunggah di platform tersebut. Hal ini bertujuan untuk melawan penyebaran hoaks dan menyediakan sumber informasi yang akurat kepada pengguna.

PT Mitra Mortar indonesia

Teresa Tan, sebagai Kepala Kebijakan Publik TikTok untuk Asia Tenggara, juga memberikan penjelasan tentang langkah-langkah yang diambil oleh platform ini. TikTok telah menetapkan panduan komunitas yang melarang penyebaran hoaks kepada masyarakat. Selain itu, saat pengguna akan membagikan konten dari akun yang tidak terverifikasi, TikTok akan menampilkan pop-up yang meminta pengguna untuk memastikan apakah mereka yakin akan membagikannya. Hal ini merupakan salah satu langkah untuk mencegah penyebaran konten yang tidak valid atau tidak terpercaya.

Pelaku Penyebar Hoax Bisa Berhadapan Dengan Hukum

Luhut Binsar juga mengingatkan bahwa pelaku ujaran kebencian atau penyebar berita bohong di media sosial bisa berhadapan dengan hukum. Ia menekankan pentingnya tidak menggunakan platform media sosial untuk berpolitik dan mengajak masyarakat untuk fokus pada kepentingan generasi muda dan pembangunan bangsa.

di era digital ini, penggunaan media sosial seperti TikTok memiliki pengaruh yang besar terhadap masyarakat. Oleh karena itu, pesan dari Menko Kemaritiman dan Investasi ini memberikan arahan penting kepada masyarakat agar menggunakan platform tersebut secara bertanggung jawab dan memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif. Dengan menjaga integritas dan keamanan, serta mempromosikan konten yang edukatif dan bermanfaat, pengguna TikTok di Indonesia dapat menjadi agen perubahan yang baik dalam membangun bangsa ke depannya.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan