Lalin Tol Bali-Mandara Meningkat Selama Beautifikasi G20

(Dok: Antara)

Bali – PT Jasamarga Bali Tol (JBT) mengungkapkan lalu lintas harian rata-rata (LHR) Jalan Tol Bali-Mandara meningkat selama proses beautifikasi dalam rangka mendukung perhelatan KTT G20.

Direktur Utama PT JBT I Ketut Adiputra Karang mengatakan, sejak Juni terjadi peningkatan LHR sekitar 25.000 kendaraan di Jalan Tol Bali-Mandara.

“Pada 1-31 Oktober lalu lintasnya mencapai 30 ribu kendaraan per hari,” ujar Adi di Jalan Tol Bali-Mandara, Bali pada Rabu.

Peningkatan LHR tersebut tidak terlepas dari antusiasme warga lokal dan wisatawan mancanegara yang ingin menyaksikan proses beautifikasi Tol Bali-Mandara.

Adapun kendaraan yang melintas didominasi oleh kendaraan roda empat sekitar 58 persen. Sedangkan kendaraan roda dua sekitar 42 persen.

Terkait dengan adanya kebijakan mengenai kegiatan pembatasan operasional angkutan barang dan pemberlakuan ganjil-genap selama penyelenggaraan KTT G20, PT JBT akan menunggu dan mengikut arahan dari Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

“Untuk pengaturan jalan tol selama penyelenggaraan KTT G20, kami menunggu arahan dari Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdar), sudah ada surat edaran dari Dirjen Hubdar bahwa akan diberlakukan pembatasan kegiatan serta pemberlakuan ganjil-genap,” kata Adi.

Sebelumnya, pengerjaan penataan Jalan Tol Bali Mandara yang digelar oleh PT Jasamarga Bali Tol (JBT), telah rampung 100 persen.

Sejumlah penataan yang dilakukan antara lain penataan lanskap, green environment dalam program penanaman mangrove, pohon hingga pembuatan taman, green energy dalam pekerjaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), hingga penambahan budaya lokal Bali pada ornamen Penerangan Jalan Umum (PJU), renovasi gerbang tol dan pemasangan karya seni patung penari Bali.

Direktur Utama PT JBT I Ketut Adiputra Karang mengatakan, dengan rampungnya seluruh pekerjaan penataan Jalan Tol Bali Mandara, PT JBT siap menyambut penyelenggaraan Presidensi G20.

Jalan Tol Bali Mandara menjadi salah satu infrastruktur yang nantinya akan mendukung mobilisasi para delegasi negara anggota G20.