Anies Berharap “Dekranasda Week Festival” Berlanjut di Masa Depan

(Dok: Pemprov DKI Jakarta)

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap “Dekranasda Week Festival” dapat berlanjut di masa mendatang dengan mengembangkan beragam kerajinan di Jakarta.

Menurut Anies, “Dekranasda Week Festival” (DWF) menjadi wadah untuk bertemunya perajin di Jakarta dengan pasar yang potensial. Terlebih Jakarta merupakan kota dengan pasar terbesar dan para perajin yang penuh dengan inovasi karya.

“Ke depan Dekranasda akan menjadi wadah pengembangan produk kerajinan unggulan Jakarta,” kata Anies di Jakarta, Minggu (4/9).

Kegiatan yang telah digelar enam hari sejak 31 Agustus 2022 ini juga merupakan wadah bagi bertemunya karya dengan pasar potensial. “Kita saksikan potensi besar dan saya harap jangan berhenti di sini dan diteruskan ke depan supaya lebih besar perkembangannya,” kata Anies.

Anies menyebutkan, kegiatan yang merupakan etalase bagi 72 peserta pameran serta kolaborator/pendukung acara itu, merupakan kolaborasi besar berbagai pihak, yakni perajin, pemerintah dan swasta sehingga harus diperkuat.

“Apalagi Jakarta merupakan pasar terbesar, tempat bagi siapapun untuk berinovasi, melakukan terobosan. Sehingga kita harus dorong perajin kita makin inovatif dan pasarnya makin berkembang,” katanya.

Melalui “Dekranasda Week Festival”, Anies juga berharap pasar kerajinan Jakarta makin berkembang melalui inisiasi ke pasar digital. Terlebih setelah melewati pandemi sekitar dua tahun terakhir.

“Kita kemarin melewati pandemi dua tahun dan kita harus buka pasar-pasar baru. Dalah satunya pasar digital, kita merasa bersyukur kita mengerjakan pasar,” katanya.

Dia juga berharap Dekranasda terus mengembangkan inovasi. “Mudah-mudahan (Dekranasda Week Festival) jadi kegiatan tahunan,” katanya.

“Dekranasda Week Festival” diselenggarakan di Main Atrium Gandaria City, merupakan etalase bagi 72 peserta pameran yang terdiri dari perajin Jakarta, UMKM Jakpreneur di bidang kuliner serta kolaborator/pendukung acara.

Dalam acara tersebut juga digelar “fashion show” busana dari perajin yang dipakai oleh para pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.