Jenazah Eril Disambut Lantunan Salawat dan Tangis Warga

(Dok: instagram/ @rkjabarjuara)

Bandung – Kedatangan jenazah putra sulung Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Gedung Negara Pakuan Kota Bandung, Minggu malam diiringi lantunan selawat dan isak tangis warga yang menyaksikan langsung.

Iring-iringan rombongan mobil yang membawa jenazah yang membawa jasad Eril tiba di Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat pada Minggu sekitar pukul 19.48 WIB.

Sejumlah warga yang mayoritas ibu-ibu ini menangis saat menyaksikan mobil jenazah yang membawa Eril tiba di Pendopo Gedung Pakuan Negara Kota Bandung.

Lantunan selawat dan tangis semakin terdengar saat mereka menyaksikan peti jenazah Eril dikeluarkan dari mobil ambulans oleh beberapa orang untuk dibawa masuk ke Gedung Negara Pakuan.

Warga tersebut menyaksikan kedatangan jenazah dari sebuah layar televisi berukuran lebih dari 80 inchi yang disediakan oleh Pemprov Jabar di salah satu sudut Gedung Negara Pakuan.

Keluarga besar Ridwan Kamil mengizinkan masyarakat umum untuk melakukan takziah ke Gedung Pakuan Kota Bandung setelah pukul 22.00 WIB, usai acara keluarga inti.

“Setelah jam 10 malam hingga pagi diizinkan untuk warga yang ingin melakukan takziah di Gedung Pakuan Bandung,” kata Erwin Maniruzman selaku kakak dari Ridwan Kamil di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu.

Ia mengatakan proses takziah nantinya akan dibantu oleh protokoler Pemprov Jawa Barat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ada.

Usai tiba di Indonesia pada Minggu sore, jenazah Eril akan disemayamkan di Gedung Pakuan Bandung dan keluarga inti akan melakukan proses acara yakni menshalatkan jenazah serta acara internal lainnya.

Kemudian pada pagi hari, jenazah Eril akan dibawa ke tempat pemakaman di Kabupaten Bandung. “Kami ucapkan terima kasih atas perhatian warga selama ini dan maaf jika ada kegiatan yang terganggu,” kata dia.

Jenazah Emmeril Khan Mumtadz atau Eril tiba di Bandara Soekarno – Hatta Tangerang Banten, Minggu (12/6) sore setelah melakukan perjalanan selama 17 jam dari Swiss.

Ribuan warga terus berdatangan ke Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil, Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, hingga Minggu sore untuk menyampaikan ucapan belasungkawa dan doa untuk almarhum Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.