Mudik Gratis Tahun 2022 untuk 60 Ribu Pemudik

(Dok. Liputan6.com)

Jakarta – Pemerintah Pusat bersama Pemda DKI Jakarta dan PT. Jasa Raharja menyelenggarakan program mudik gratis pada tahun 2022 dengan menyediakan kapasitas total sebanyak 60.260 penumpang. Para pemudik diangkut dengan menggunakan 1.270 unit bus dan 2 unit kapal laut, serta menyediakan sarana untuk pengangkut sepeda motor berkapasitas total 14.630 unit sepeda motor yang akan diangkut menggunakan 95 unit truk, 2 unit kapal laut dan rangkaian kereta api barang;

Sebelumnya, Menteri Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, terdapat empat target keberhasilan mudik lebaran tahun 2022 ini yaitu: pertama, perjalanan mudik yang lancar dan aman. Kedua, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah lonjakan Covid-19 pasca mudik. Ketiga, tersedianya bahan-bahan kebutuhan pokok serta bahan bakar yang dibutuhkan masyarakat. Dan yang keempat, masyarakat merasakan kehadiran negara dalam memfasilitasi mudik yang selamat, aman, nyaman.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan posko-posko yang akan dibagi menjadi tiga kelompok yaitu: pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu. “Dalam posko tersebut, kami mempersiapkan gerai-gerai vaksin sehingga masyarakat yang mudik bila belum divaksin dapati dilakukan vaksinasi di pos-pos ini” ujar Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Tahun 2022 Terkait Pengamanan Idul Fitri Tahun 2022 di Masa Pandemi Covid-19, di Mabes Polri, Kamis (14/4).

Ia menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi terjadinya perlambatan atau kemacetan baik di jalan tol maupun non tol yang biasanya terjadi di pintu masuk tol, rest area, pom bensin, dan tempat-tempat lainnya. Sejumlah titik yang diprediksi terjadi kepadatan yaitu: Jalur tol Tangerang-Merak Km 26, Jalur Tol arah Cikampek Km 48-60, KM 31-37, Km 70-72, dan untuk arus balik di Km 54.

Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan, bagi masyarakat yang akan mudik harus mematuhi prokes dan sudah divaksin guna mencegah penyebaran kasus Covid-19.

“Hal ini supaya ketika berangkat ke daerah tujuan, kondisi betul-betul sehat dari Covid-19 dan datang tidak membawa oleh-oleh Covid-19,” tutur Muhadjir Effendy.

Artikel SebelumnyaPersiapan Mudik Lebaran, Pemerintah Antisipasi Secara Khusus Jalur Bekasi-Semarang dan Merak-Bakauheni
Artikel SelanjutnyaMenteri ESDM Beri Sinyal Harga Pertalite, Tarif Listrik, dan Elpiji 3kg akan Naik