Pohon Natal di Gereja Katolik Santo Yohanes Bosco Dibuat dari Masker dan Hand Sanitizer

(Dok: jakarta.go.id)

Jakarta – Ada pemandangan unik dan berbeda di Gereja Katolik Santo Yohanes Bosco Danau Sunter, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dalam perayaan Natal tahun ini. Pihak gereja secara khusus mendekorasi dua pohon Natal sebagai sarana sosialisasi ketaatan protokol kesehatan (prokes).

Sekretaris II Dewan Paroki Harian Gereja Santo Yohanes Bosco, Scholastika Kartini Sabarudin mengatakan, dua pohon Natal setinggi 2,5 meter dibuat menggunakan kerangka besi bekas, 650 masker kain tiga lapis dengan beragam warna dan 120 botol hand sanitizerkemasan 100 militer.

“Kita beri nama pohon Natal Prokes karena dibuat dari masker dan hand sanitizer,” ujarnya, Sabtu (25/12).

Menurutnya, pohon Natal Prokes tersebut sengaja dibuat untuk menyampaikan pesan bahwa meskipun pandemi COVID-19 di Jakarta sudah agak melandai, masyarakat atau jemaat gereja tetap wajib taat prokes di setiap aktivitas.

“Pesan itu yang ingin kita sampaikan pada pohon Natal kali ini, setiap orang melihat pohon Natal ingat prokes, ingat pakai masker dan ingat mencuci tangan,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk hand sanitizer yang digunakan merupakan hasil buatan jemaat gereja dari bahan olahan sampah organik seperti sayuran, buah dan kulit buah yang dijadikan eco-enzime.

“Usai Natal nanti masker dan hand sanitizerakan disumbangkan ke panti asuhan binaan di Santo Yoseph, Bogor dan di Sumba, Nusa Tenggara Timur,” tandasnya.