Pencak Silat dan Kolaborasi Musik dari Bambu Bersama Vietnam

(Dok: antaranews/kominfo)

Dubai – Selain menampilkan produk UKM karya difabel, Paviliun Indonesia di minggu ke-12 juga menghadirkan pencak silat dan kolaborasi Angklung dengan Vietnam. Produk UKM dan penampilan budaya tersebut sukses menarik ratusan pengunjung Expo 2020 Dubai untuk berkunjung ke Paviliun Indonesia.

Pertunjukan pencak silat terbagi menjadi tiga sesi, yaitu menampilkan seni gerakan dasar, menunjukkan gerakan bertarung, dan mengajak pengunjung mencoba langsung teknik dasar pencak silat.

“Pencak silat telah menjadi warisan budaya Indonesia dan meraih popularitas di kancah internasional. Setelah sukses diadaptasi di dalam film blockbuster seperti Star Wars Episode VII, Fast&Furious, serta John Wick Trilogy; pencak silat pada 2019 juga diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO. Sehingga, memperkenalkan pencak silat di kancah internasional seperti Expo 2020 Dubai diharapkan dapat menjadi momentum yang baik untuk lebih jauh memperkenalkan budaya Indonesia,”imbuh Didi.

Kolaborasi Paviliun Indonesia dan Paviliun Vietnam dalam menggelar pertunjukan musik juga menarik perhatian pengunjung. Sama-sama memiliki alat musik yang terbuat dari bambu, kolaborasi Indonesia-Vietnam menyatukan irama melalui kendang dan angklung asal Indonesia serta dan bau dan trung dari Vietnam. Alunan seruling bambu juga turut menambah harmonisasi kolaborasi musik kedua negara.

Direktur Paviliun Vietnam Trinh Quac Anh mengatakan, perhelatan Expo 2020 Dubai merupakan wadah bagi setiap negara untuk dapat menunjukkan potensi, menyatukan pikiran, dan mencari solusi lewat kolaborasi. “Kami senang dapat menyatukan budaya dengan Indonesia melalui pertunjukan musik ini. Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan baik antarnegara dan dapat memperkenalkan lebih jauh kekayaan seni dan budaya negara-negara di ASEAN,” kata Trinh.