Longsor Pasirwangi Tidak Berdampak pada Jalan Kabupaten dan Jalur Pariwisata

0
17
(Dok: jabarprov.go.id)

Garut – Banjir bandang menerjang Desa Karyamekar, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa barat pada Jumat 19 November 2021. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Bupati Garut Rudy Gunawan menyebutkan bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Pasirwangi tidak berdampak pada kawasan jalan kabupaten maupun jalur pariwisata di Puncak Darajat, melainkan masuk ke dalam kawasan PT Star Energy.

“Jadi memang tempat itu adalah sangat vital, untuk kepentingan-kepentingan Star Energy. Sedangkan untuk ke tempat pariwisata yang di Puncak Darajat itu dalam keadaan aman, tetapi kami waspada karena kami juga melihat hujan di Kabupaten Garut semakin hari semakin tidak terkendali dan tiba-tiba, dengan intensitas yang sangat besar dan lama,” ujar Bupati Garut saat diwawancarai oleh News Anchor Metro TV, di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (20/11/2021).

Rudy menuturkan Kabupaten Garut sendiri sudah mulai melakukan siaga tanggap darurat bencana hidrometeorologi dari mulai tanggal 1 November 2021 sampai 1 April 2022 mendatang. Sedangkan untuk penanggulangan bencana longsor di Kecamatan Pasirwangi, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan PT. Star Energy.

“Sedangkan yang di Darajat, sekarang ditangani oleh pihak Star Energy yang sudah bekerjasama dengan Dinas Teknis kami di PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) dan juga BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk bisa melakukan langkah-langkah konkret menyelesaikan masalah itu,” ungkapnya.

Bupati Garut juga menerangkan, tidak hanya di kawasan PT. Star Energy, bencana longsor di Kecamatan Pasirwangi ini memberikan dampak yang signifikan di area sekitarnya.

“Nah, dampak dari pada adanya hujan yang cukup lebat, itu mengakibatkan longsor tadi di jalan kawasan Star Energy itu mengakibatkan banyak lahan-lahan yang terkena dampak, misalnya ada kebun yang terkena dengan dampak air dan juga sawah,” ungkapnya.