Pabrik AC Panasonic Relokasi dari Malaysia Telah Berproduksi

0
11
(Ilustrasi: pexels/Tom Fisk)

Jakarta – Produksi AC inverter PT Panasonic Manufacturing Indonesia yang merupakan relokasi dari pabrik di Malaysia, mulai beroperasi hari ini.

Salah satu hasilnya adalah relokasi pabrik AC inverter dari Malaysia ke Indonesia.

“Hari ini kami meresmikan produksi perdana produk AC inverter oleh PT. Panasonic Manufacturing Indonesia (PT. PMI). Pabrik tersebut merupakan relokasi dari pabrik AC inverter dari Malaysia,” kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam sambutannya secara virtual pada acara Produksi Perdana Produk AC inverter tersebut, Selasa (16/11).

Ia menyampaikan, relokasi pabrik tersebut merupakan salah satu langkah yang strategis dalam pencapaian program substitusi impor 35% dan pendalaman struktur industri, khususnya untuk produk AC. Tingginya nilai impor AC juga menjadi perhatian Kemenperin.

Sejalan dengan program substitusi impor 35% dan Program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN), Kemenperin akan berupaya dan mendorong Kementerian/Lembaga terkait serta parastakeholder agar pangsa pasar produk AC dapat didominasi hasil produksi dalam negeri. “Kami juga meminta agar para produsen AC lainnya menangkap peluang ini untuk dapat berproduksi di Indonesia,” jelas Agus.

Agus menambahkan, fasilitas produksi AC yang dimiliki oleh PT PMI merupakan salah satu upaya pendalaman struktur industri elektronik. Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk AC yang mencapai 40% menunjukkan bahwa sebagian komponen telah diproduksi oleh PT. PMI di dalam negeri. “Saya melihat PT PMI dapat meningkatkan investasi, terutama untuk sektor komponen AC yang belum diproduksi di dalam negeri, salah satunya produk compressor,” terangnya.