Rendahnya Inflasi Belum Tentu karena Keberhasilan BI Kendalikan Harga

0
13
(Dok: dpr.go.id)

Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Harmusa Oktaviani menilai rendahnya inflasi hingga Bulan Agustus 2021, bukan saja disebabkan oleh keberhasilan Bank Indonesia (BI) dalam mengendalikan harga. Sebab, menurut Harmusa, inflasi dapat dimaknai seperti dua sisi berbeda dari mata uang yang sama.

“Pertama, inflasi rendah bisa dimaknai sebagai keberhasilan pemerintah dan BI dalam menjaga stabilitas harga. Namun, yang kedua, inflasi rendah ini juga dapat terjadi akibat rendahnya daya beli masyarakat karena kondisi perekonomian yang belum benar-benar pulih,” ujar Harmusa dalam dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan Gubernur BI terkait evaluasi semester I kinerja BI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, saat pandemi masih berlangsung, daya beli masyarakat belum benar-benar pulih. Jika daya beli tersebut sudah kembali, jelasnya, pasti angka inflasi cenderung bergerak naik. “Sehingga, kami mohon agar BI jangan dulu klaim rendahnya inflasi ini karena keberhasilan BI kendalikan harga. Namun harus benar-benar dikaji secara tepat,” tambah Harmusa.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun menilai rendahnya inflasi sebagai suatu prestasi pemerintah hanya akan terjadi dalam kondisi perekonomian yang normal. Negara Amerika, tambah Misbakhun, menggunakan isu kenaikan inflasi 5,4 persen dalam rangka untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Sebab, selama ini inflasi di negara tersebut hanya berkisar 2 persen.

“Dan kita yang biasanya inflasi stabil di angka 3 koma sekian persen, sekarang stabil di angka 1 hingga 2 persen. Bahkan ada kecenderungan kita deflasi. Lah, ini yang harus kemudian menjadi pertanyaan, apakah kita tidak membutuhkan inflasi yang tinggi untuk angkat perekonomian  kita?” tanya politisi Partai Golkar tersebut.

Diketahui, BI mencatat rendahnya inflasi di Bulan Agustus 2021 tercatat 1,59 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,52 persen (yoy). Rendahnya inflasi hingga Bulan Agustus 2021 ini, menurut BI sejalan dengan masih terbatasnya permintaan dalam negeri. BI juga menjelaskan fenomena ini dikarenakan konsistensi kebijakan BI dalam mengarahkan ekspektasi inflasi pada kisaran target.