Arie Untung Petik Pelajaran Penting dari Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

0
30

Peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 172 rute Jakarta-Pontianak di Pulau Seribu, Jakarta Sabtu 9 Januari 2021 membawa duka bagi sejumlah selebriras tanah air.  Presenter Arie Untung yang belakangan lebih banyak memperdalam agama ini terhentak mengetahui orang yang ia kagumi menjadi korban dalam insiden tersebut. Melalui akun instagramnya, @ariekuntung menuliskan jika ada keluarga yang menjadi korban dan satu yang selamat dalam insiden tersebut. “Berita duka hilangnya pesawat SJ 182, ternyata memiliki beberapa cerita,” ujarnya.

Arie menyebut bila rekannya yang menjadi korban adalah seseorang yang amat dikaguminya, dan memiliki hubungan erat dengan komunitas pengajian yang diinisiasi oleh dirinya serta rekan-rekan artis lain. “Satu keluarga yang menjadi penumpang adalah keluarga dari ketua paskas Bandung @irfansyah_riy. Gerakan Paskas memiliki hubungan erat dengan @kajianmusawarah sama-sama menjadi santrinya ustadz @luqmanulhakimpontianak,” tulisnya

Suami dari Fenita Arie itu kemudian menjelaskan, bila rekannya yang menjadi korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 ini merupakan seseorang yang amat dermawan. “Paskas Bandung salah satu diantara Paskas kota lain yang berhasil mengumpulkan infaq beras ratusan ton setiap bulan untuk membantu pangan saudara-saudaranya yang membutuhkan secara gratis.Dan kakak kita yang menjadi korban ini ikut terlibat di gerakan ini. Banyak orang inshaAllah ikut bersaksi atas kebaikan keluarga ini,” ujarnya lagi.

Tak sampai disitu, Aire disadarkan akan sebuah takdir Allah yang membiarkan umatnya selamat. Hal ini dialami oleh seorang Qori senior yang awalnya mengaku kecewa lantaran gagal terbang, karena tidak memiliki persyaratan swab tes. “Di slide foto terakhir ada takdir yang berbeda. Ada juga seorang mantan Qari nasional yang semestinya menjadi penumpang tetapi batal lantaran tidak memiliki persyaratan test swab untuk bisa berangkat. Setiap orang sudah ditentukan waktunya masing-masing. Semoga Allah memanggil kita nanti dalam kondisi-kondisi dengan amal yang terbaik. Aamiin,”tutupnya.