Buka Peluang Kerja, Niagahoster Gelar Virtual Career Fair, Konseling hingga Job Fair Online

0
179
Rheinjani Dora, Head of People and Office Operation Niagahoster.

Di tengah masa pandemi Covid-19, penyedia layanan internet Niagahoster memberi solusi bagi generasi produktif untuk tetap dapat mendapatkan pekerjaan, meningkatkan karir hingga konseling. Karena itu, Niagahoster menggelar online recruitment, online on boarding, dan online working dalam Virtual Career Fair pada 29 – 31 Mei 2020.

Dalam  Virtual Career Fair ini setiap calon karyawan baru menjalankan serangkaian tes dan wawancara secara online. Setelahnya, proses pengenalan perusahaan (on boarding) dan bekerja juga dilakukan remote di rumah masing-masing selama masa pandemi. Niagahoster berharap dapat memberi kesempatan bekerja dan ruang kembang bagi para pekerja muda di masa pandemi ini.

“Salah satu adaptasi yang Niagahoster lakukan (di masa pandemi) adalah 100% memanfaatkan platform teknologi untuk produktivitas dan melakukan ativitas kerja lainnya. Dalam proses merekrut karyawan baru pun juga sama,” ungkap Rheinjani Dora, Head of People and Office Operation Niagahoster.

Virtual Career Fair ini juga diharapkan dapat membuka peluang bagi para pekerja muda untuk dapat bekerja di Niagahoster. Pada Virtual Career Fair kali ini membuka posisi customer success agent untuk lulusan S1, tidak terbatas pada jurusan IT.

Setiap peserta yang ingin mengikuti Niagahoster Virtual Career Fair dapat mendaftarkan diri dengan cara mengunggah CV di bit.ly/NH-CAREERFAIR. Untuk informasi jadwal seminar dan konseling juga dapat dipantau di Instagram Niagahoster @niagahoster.id dan @insideniagahoster.

Lika-Liku WFH

Dalam Virtual Career Fair, Niagahoster bekerja sama dengan lembaga psikologi Charisma Consulting untuk membahas topik seputar bekerja remote. Salah satunya adalah manajemen emosi selama bekerja di rumah.

Selama pandemi Covid-19 membuat sektor industri harus beradaptasi dengan “new normal” di lingkungan kerja, mulai dari work from home (WFH) hingga meeting secara online, dan lainnya.

Seperti dalam laporan We Forum terungkap tren bekerja remote dan belajar di kanal digital (digital learning) meningkat signifikan selama masa karantina pandemi Covid-19. Salah satu perusahaan IT di Yogyakarta, Niagahoster, pun saat ini telah menerapkan kerja remote dan optimis untuk tetap produktif selama pandemi.

Buffer State of Remote Report 2020 menyebutkan 20% pekerja remote mengalami kesepian, dan 7% merasa tidak termotiviasi selama bekerja di rumah. Problematika ini sering terjadi karena minimnya interaksi secara langsung dengan teman kerja ketika sedang bekerja remote.

“Bagi yang belum terbiasa, bekerja remote membuat karyawan tidak memiliki batasan waktu dan ruang yang jelas untuk bekerja. Seharusnya ada jeda, ada istirahat, agar karyawan tidak merasa burn out atau kelelahan secara mental dan fisik.” ucap Annisa Poeji Pratiwi, Psikolog di Charisma Consulting.

Hal ini pun diakui Rheinjani Dora menjadi tantangan bagi para human resource (HR) di berbagai perusahaan untuk memotivasi karyawan, serta menciptakan kegiatan yang menambah kenyamanan bekerja karyawan.

“Di Niagahoster, kesehatan mental dan produktifitas karyawan menjadi prioritas kami. Kegiatan seperti ngobrol bareng, konseling psikologi, sudah sering kami lakukan secara internal. Dalam Virtual Career Fair, kami membuka untuk pekerja muda di luar Niagahoster atau masyarakat umum untuk mendapatkan kesempatan yang sama.” ucap Rheinjani Dora.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.