Bandara Kediri Masuk Salah Satu Proyek Strategis Nasional

0
488

Berempat.com – Bandara Kediri, Jawa Timur ternyata akan masuk sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Padahal, sebelumnya pembangunan bandara tersebut sempat diisukan gagal masuk PSN.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan bila saat ini keputusan tersebut sedang dalam proses.

“Sudah masuk lagi, keputusannya lagi diurus,” ujar Luhut seperti dilansir dari Antara, Rabu (2/5) malam.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menko Maritim Atmadji Sumarkidjo menuturkan pentingnya pembangunan Bandara Kediri dilakukan. Pasalnya, bandara tersebut dinilai mampu memberikan akses udara terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan Jawa Timur.

“Masyarakat Jawa Timur bagian selatan itu kalau mau naik pesawat harus dari Solo atau Surabaya. Jauh sekali. Jadi, memang butuh satu bandara di bagian selatan,” terangnya.

Dengan masuknya proyek tersebut ke dalam PSN, bandara ini pun diharapkan lebih mudah untuk dibangun, terutama terkait pembebasan lahan.

Dalam rencana, bandara tersebut akan dibangun oleh PT Gudang Garam Tbk. (GGRM). Gudang Garam menganggap bahwa investasi itu merupakanbagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan.

Dengan demikian, bandara itu sepenuhnya akan dibangun oleh swasta, yakni oleh Gudang Garam yang akan bekerja sama dengan PT Angkasa Pura II (Persero) yang akan memberikan jasa konsultasi pembangunan dan menjadi pengelola bandara.

Sementara itu, terkait waktu pembangunan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah menyebut bandara tersebut bakal dibangun pada akhir 2018. Kemudian ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2019.

Dan meski sepenuhnya dibangun oleh pihak swasta, namun Budi Karya menyampaikan bila bandara itu nantinya bakal diserahkan kepada pemerintah setelah rampung dibangun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.