
Destry Damayanti resmi mendapat persetujuan DPR RI untuk memimpin Bank Indonesia (BI) sebagai Gubernur periode 2026-2031. Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPR setelah Komisi XI menyampaikan hasil uji kepatutan dan kelayakan terhadap tiga calon pimpinan bank sentral.
Selain menetapkan Destry sebagai Gubernur BI, DPR juga menyetujui Aida S. Budiman untuk menduduki jabatan Deputi Gubernur Senior. Sementara itu, Solikin M. Juhro dipercaya mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Ketua DPR Puan Maharani meminta persetujuan anggota dewan terhadap laporan hasil uji kelayakan yang telah dilakukan Komisi XI. Seluruh peserta rapat paripurna kemudian menyatakan setuju terhadap penetapan ketiga calon tersebut, Selasa (1/9/2026).
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan pemilihan pimpinan Bank Indonesia merupakan bagian dari pelaksanaan amanat konstitusi. Menurutnya, susunan kepemimpinan baru diharapkan dapat memperkuat peran bank sentral dalam menjalankan kebijakan ekonomi dan menjaga stabilitas nasional.
Ia berharap pimpinan yang telah dipilih mampu membuat Bank Indonesia bekerja semakin fokus dalam menjalankan mandatnya, termasuk mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Destry Damayanti Gantikan Perry Warjiyo
Penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI sekaligus mengisi posisi yang sebelumnya dijabat Perry Warjiyo. Sebelum dibawa ke rapat paripurna, Komisi XI DPR telah lebih dahulu menyepakati Destry sebagai calon gubernur terpilih untuk masa jabatan 2026-2031.
Aida S. Budiman kemudian ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Senior BI untuk periode yang sama. Ia menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati Destry. Adapun Solikin M. Juhro akan mengisi jabatan Deputi Gubernur yang ditinggalkan Aida.
Puan Maharani menyampaikan selamat kepada ketiga pimpinan BI terpilih. Ia berharap amanah yang diberikan DPR dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
Destry Damayanti sendiri dikenal sebagai ekonom dengan pengalaman panjang di bidang ekonomi, kebijakan publik, pasar keuangan, dan perbankan sentral. Perempuan kelahiran Jakarta pada 1963 tersebut menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia sebelum melanjutkan studi Regional Science di Cornell University, Amerika Serikat.
Sebelum berkarier di Bank Indonesia, Destry pernah menduduki sejumlah posisi strategis. Pengalamannya mencakup peran sebagai ekonom di sektor keuangan, penasihat ekonomi, Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN, hingga Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Kariernya di bank sentral kemudian berkembang hingga dipercaya menjadi Deputi Gubernur Senior dan Pejabat Gubernur Sementara. Dengan pengesahan DPR tersebut, Destry Damayanti kini resmi mengemban mandat sebagai Gubernur Bank Indonesia untuk lima tahun ke depan bersama jajaran pimpinan baru.




