Potensi Naik Harga Emas Masih Kuat, Tapi Investor Perlu Waspadai Profit Taking

0
11
Potensi Naik Harga Emas Masih Kuat, Tapi Investor Perlu Waspadai Profit Taking
Potensi Naik Harga Emas Masih Kuat, Tapi Investor Perlu Waspadai Profit Taking (Foto Ilustrasi: Emas)
Pojok Bisnis

Potensi Naik Harga Emas masih terbuka pada perdagangan Kamis, 6 Agustus 2026. Dupoin Futures melihat momentum bullish XAU/USD belum kehilangan tenaga setelah logam mulia tersebut berhasil keluar dari fase konsolidasi. Sinyal teknikal menunjukkan buyer masih memiliki kendali dan berpeluang mendorong harga menuju level resistance berikutnya.

Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menjelaskan pergerakan emas pada grafik harian telah menembus pola Bullish Pennant. Pola tersebut biasanya menjadi sinyal keberlanjutan tren setelah harga bergerak dalam fase konsolidasi.

Menurutnya, keberhasilan menembus pola tersebut memperbesar ruang penguatan dalam beberapa sesi mendatang. Sinyal positif juga diperkuat dengan terbentuknya Double Bottom, yang mengindikasikan tekanan jual mulai berkurang dan minat beli kembali menguat.

Emas Berpeluang Menuju US$4.354

Dupoin Futures memperkirakan resistance terdekat berada di kisaran US$4.354. Jika level tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume transaksi yang kuat, harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan menuju US$4.483.

PT Mitra Mortar indonesia

Meski demikian, investor tetap perlu memperhatikan risiko profit taking. Aksi ambil untung ketika harga mendekati resistance dapat memicu pergerakan yang lebih volatil dalam jangka pendek.

“Potensi naik harga emas tetap ada, tetapi pelaku pasar perlu memperhatikan reaksi harga ketika memasuki area resistance,” ujar Geraldo dalam analisis hariannya.

Dolar AS dan The Fed Jadi Perhatian

Dari sisi fundamental, pergerakan emas masih menghadapi dua sentimen yang berlawanan. Kemajuan pembicaraan Amerika Serikat dan Iran berpotensi mengurangi permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven jika ketegangan geopolitik mereda.

Sebaliknya, pelemahan dolar AS menjadi katalis positif karena membuat emas lebih terjangkau bagi investor yang menggunakan mata uang selain dolar.

Prospek kebijakan Federal Reserve juga menjadi perhatian. Kebijakan moneter yang lebih longgar dapat memberikan dorongan tambahan bagi emas. Sebaliknya, data ekonomi AS yang tetap kuat bisa mengurangi peluang pemangkasan suku bunga dan membatasi ruang kenaikan.

Dengan kombinasi indikator teknikal dan fundamental tersebut, Potensi Naik Harga Emas masih menjadi perhatian pasar. Namun, arah selanjutnya akan sangat bergantung pada kekuatan breakout dan perkembangan kebijakan The Fed.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan