Kontribusi Mega Proyek IKN dalam Meningkatkan Ekonomi Kaltim

0
355
Ekonomi Kaltim
Kontribusi Mega Proyek IKN dalam Meningkatkan Ekonomi Kaltim
Pojok Bisnis

Pembangunan proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) diyakini sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut pada tahun ini. Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Kaltim, Budi Widihartanto, mengungkapkan bahwa pembayaran pada triwulan IV untuk proyek IKN menjadi faktor kunci dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi Kaltim.

Menurutnya, pada triwulan IV/2023, diperkirakan akan terjadi pembayaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai mencapai triliunan rupiah untuk proyek-proyek di IKN. Hal ini dianggap sebagai kontribusi signifikan yang akan turut mempercepat pertumbuhan ekonomi Kaltim.

Beberapa proyek IKN yang tengah berlangsung mencakup Jalan Tol Akses IKN tahap 1, Istana Negara, Kantor Presiden, Tahap 2 untuk Kementerian Koordinator, dan pembangunan rumah susun ASN di IKN.

Kontribusi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Timur

Proyek tol IKN melibatkan sejumlah seksi, termasuk Seksi 3A Karangjoang – KKT Kariangau, Segmen 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung, dan Segmen 5A Simpang Tempadung ke Jembatan Pulau Balang. Selain proyek IKN, kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltim juga datang dari proyek-proyek pemerintah daerah dan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

PT Mitra Mortar indonesia

RDMP Balikpapan, yang merupakan proyek terbesar oleh Pertamina, memiliki dampak besar dengan total 5.203 peralatan dan berat mencapai 110.000 ton. Peralatan paling berat terdapat di Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) First Regenerator dengan berat 1.099 ton, sementara perlengkapan tertinggi adalah propane dengan tinggi sekitar 110 meter.

Kurangi Impor Bahan Bakar Minyak

Proyek ini diharapkan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang Pertamina sebanyak 100.000 barel per hari, mengurangi impor bahan bakar minyak.

Dengan besarnya proyek-proyek ini, dipercayai bahwa pertumbuhan ekonomi Kaltim hingga akhir tahun 2023 akan mencapai antara 5,8-6,6 persen. Konstruksi, baik dari proyek IKN, pemerintah daerah, maupun RDMP Balikpapan, diharapkan menjadi kontributor utama pada triwulan IV-2023.

Dengan langkah-langkah pembangunan yang terencana dengan baik, proyek-proyek ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif terhadap ekonomi Kaltim tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan