Journey Coffe Kembangkan Wisata Kopi Tanah Rencong

(Dok: Diabudpar Aceh)

Banda Aceh – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar event Journey Coffee sebagai upaya mengembangkan wisata kopi dan UMKM dari Tanah Rencong.

“Journey Coffee ini sebagai upaya pemerintah mengembangkan wisata kopi. Sebagaimana tagline kita ‘Lestarikan Budaya, Majukan Pariwisata,” kata Kepala Disbudpar Aceh Almuniza Kamal di Banda Aceh, Jumat.

Kegiatan bertajuk ‘Journey In A Cup Of Coffee’ itu menampilkan 44 stan yang terdiri dari pelaku usaha kopi hingga UMKM. Event ini berlangsung mulai Jumat hingga Minggu, 20 November 2022, di Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh.

Event ini juga tidak hanya mengandalkan ala tradisional seperti kopi saring yang telah melegenda di lidah masyarakat Aceh, varian kopi lainnya juga bisa dinikmati lewat event tersebut.

Almuniza menyampaikan, perkembangan minum kopi saat ini bukan hanya sebagai rutinitas saja, melainkan sudah menjadi tren di kalangan masyarakat, apalagi ada inovasi yang terus berkembang hingga menyentuh sektor pariwisata.

“Aceh memiliki potensi besar untuk terus mengembangkan sektor wisata kopi. Selain masyarakat yang gemar ngopi, daerah ini juga merupakan salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Almuniza menuturkan, ke depan pihaknya juga dapat berkolaborasi dengan instansi lain untuk mengangkat komoditas unggulan Aceh seperti kopi dan lain sebagainya untuk masuk dalam event pariwisata.

“Saya berharap ke depan kegiatan yang menunjukkan komoditas unggulan Aceh bisa kita buat event pariwisata. Jadi harus ada kolaborasi memang untuk mewujudkan itu,” kata Almuniza.

Pada event kali ini Disbudpar Aceh tetap berupaya mengusung konsep go green dengan mengajak semua pengunjung untuk membawa tumbler dan mengurangi penggunaan bahan makanan sampah plastik.

Bagi pengunjung yang datang ke event ini tidak sempat membawa uang tunai, sistem pembayaran/transaksi di lokasi Journey Coffee juga bisa dilakukan secara non tunai (cashless). Para pelaku usaha menyediakan QRIS dan mesin EDC.