Ekonomi Kreatif Salah Satu Sektor yang Tidak Tergerus Zaman

(Dok: kemenparekraf.go.id)

Jambi – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan ekonomi kreatif merupakan sektor yang ideal dan tidak akan tergerus oleh zaman. Hal ini dikatakan Sandiaga saat hadir di acara pelatihan ekonomi kreatif “Ekonomi Mandiri” di D’Pathi Coffe, Kota Jambi, Minggu (4/9).

“Karena sumber daya utamanya adalah kreativitas yang bersifat orisinal, unik, dan terbarukan yang dimiliki oleh masing-masing individu,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Untuk itu, ia mengapresiasi penyelenggaraan acara pelatihan yang secara khusus mengangkat tema “Pelatihan Pembuatan Body Lotion dan Body Scrub”. Acara itu secara khusus memberikan pelatihan pembuatan body lotion dan body scrub dengan limbah ampas kopi.

Indonesia, kata Sandiaga, memiliki banyak sumber daya yang dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif. Termasuk kopi yang ampasnya ternyata dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku untuk sebuah produk, yaitu body scrub. Di mana kandungan polifenol pada kopi dapat menurunkan hiperpigmentasi pada kulit yang membuat kulit tampak lebih bersih dan sehat alami.

Body scrub sendiri masuk ke dalam perawatan tubuh (kecantikan) yang merupakan bagian dari wellness tourism, yang memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia. Wellness Tourism sendiri banyak diminati karena memiliki konsep yang dapat menyeimbangkan antara tubuh, pikiran dan jiwa, serta mampu meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup.

“Pengembangan Wellness Tourism tidak hanya untuk melestarikan budaya, tapi juga dapat menciptakan lapangan kerja yang berkualitas,” kata Menparekraf Sandiaga.

Melalui pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku UMKM terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi. Pelaku UMKM dapat menjadi solusi dalam kebangkitan ekonomi dan terciptanya lapangan kerja.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, jumlah UMKM saat ini mencapai 64 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61 persen dan ditargetkan menembus kontribusi sebesar 65 persen pada tahun 2024. UMKM memiliki kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada dan mampu menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi di Indonesia.

Sandiaga mengatakan Kemenparekraf akan all out dalam mempercepat pemulihan dan peningkatan produktivitas sektor parekraf melalui upskilling, reskilling, dan new skilling, yang diharapkan mampu menciptakan peluang kerja dan peluang usaha bagi SDM parekraf yang kompeten dan berkelanjutan.

“Mari saatnya kita bergandengan tangan karena pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini telah membuat banyak kemajuan. Target kami adalah penciptaan 1,1 juta lapangan kerja di tahun 2022 dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024,” ujar Sandiaga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jambi, Syarif Pasha; Direktur Pengembangan SDM Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Erwita Dianti; serta Founder Rumah Kreatif Nekno, Irina Safitri.