Kemenperin Gencar Tumbuhkan Wirausaha Baru Sektor IKM

0
64
Dok Kemenperin

Kementerian Perindustrian semakin gencar menumbuhkan wirausaha baru khususnya sektor industri kecil menengah (IKM) melalui peran Tenaga Penyuluh Lapangan (TPL). Para tenaga terdidik tersebut memberikan penyuluhan, pendampingan dan informasi dalam upaya pengembangan IKM yang berdaya saing di tengah masa pandemi Covid-19. “Kami telah menyelenggarakan workshop daring kewirausahaan dan digital marketing yang diikuti oleh TPL IKM angkatan 2015 dan 2016 yang tersebar dari 29 provinsi,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di.

Dirjen IKMA menjelaskan, pelaksanaan webinar tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi tentang kewirausahaan kepada para TPL-IKM yang berusia sekitar 21-24 tahun sekaligus strategi memulai usaha pada masa pandemi saat ini. Tidak hanya yang dibutuhkan oleh TPL-IKM, tetapi juga oleh pelaku IKM binaan mereka yang ingin memulai usaha baru selain usaha yang ada saat ini. “Melalui workshop daring ini, kami ingin kembali mengingatkan para TPL-IKM agar tidak hanya melakukan penyuluhan saja, tetapi juga sebagai generasi muda yang melek digital sehingga dapat membantu IKM binaannya untuk terus melihat peluang dan memasarkan produk mereka melalui berbagai platform digital,” paparnya.

Gati menyampaikan, pihaknya berharap kepada para TPL-IKM selepas kontrak dengan Ditjen IKMA, dapat tumbuh menjadi wirausaha baru dan bersama-sama meningkatkan kembali gairah perekonomian Indonesia. “Semoga adanya workshop daring ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung penyuluhan kepada pelaku IKM, membantu dan memudahkan pembinaan IKM di daerah agar dapat terus bertahan, serta menumbuhkan usahanya hingga berkontribusi pada perekenomian nasional,”imbuhnya.

Berdasatkan data Global Entrepreneurship Index 2019, Indonesia berada di peringkat ke-75 dalam hal kewirausahaan di antara 137 negara. Posisi Indonesia naik 14 peringkat dibandingkan tahun sebelumnya dan memiliki kenaikan peringkat tertinggi dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. “Artinya, wirausaha memegang peranan penting dalam menyokong pertumbuhan ekonomi nasional, mulai dari menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan nasional, menciptakan nilai tambah barang dan jasa, mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial, serta terciptanya masyarakat adil dan makmur,” tutur Gati.