Bisnis Bibit Durian Merah Untung di Atas 70%

0
1642

 

Durian termasuk jenis tanaman yang hidup di daerah tropis, dan berbuah sekali dalam setahun. Saat ini terdapat banyak jenis buah durian, namun ada salah satu jenis buah durian yang masih terbilang jarang dijumpai di pasaran dan mulai banyak diminati oleh para penggemar buah durian, yaitu Durian Merah.

Durian dengan nama latin Durio graveolens ini tidak seperti buah durian umumnya yang memiliki daging buah warna kuning. Durian Merah memiliki ciri daging buah yang berwarna merah, daging buah pada umumnya tebal dan renyah atau tidak lembek, ada campuran rasa seperti susu dan manis. Daging buah Durian Merah baunya tidak terlalu menyengat dan kadar alkoholnya pun lebih rendah.

Melihat keunggulan Durian Merah, Wawan Slamet Riyadi tertarik membudidayakan bibit durian yang eksotik dan enak rasanya ini. Setelah Wawan mencari informasi, ternyata Durian Merah berasal dari Kalimantan yang disebut dengan Durian Lai. Di daerah tempat tinggal Wawan ternyata juga ada jenis Durian Merah asli Banyuwangi yang ada di Desa Kemiren Kecamatan Glagah, dan Desa Tampak Bayan Kecamatan Songgon. Bahkan ada satu lagi Durian Merah asli Banyuwangi yang ada di Desa Kampung Anyar Kecamatan Glagah. Dari petani Durian Merah di desa tersebut, Wawan memperoleh indukan Durian Merah seharga Rp 250 ribu per pohon untuk diperbanyak menjadi bibit siap jual.

Wawan kemudian memulai usaha pembibitan Durian Merah di lahannya sendiri seluas 200 m2 yang berlokasi di Banyuwangi. Ia mengeluarkan modal sekitar Rp 5 juta untuk membeli bahan seperti entres (mata tunas) tanaman induk Durian Merah dan membeli batang bawah untuk bibit, peralatan pertanian seperti plastik bening, obat-obatan pertanian yang menunjang pembibitan dan lain-lain.

Pertimbangan Wawan menjalankan usaha pembibitan tanaman buah durian terutama karena tidak membutuhkan lahan yang luas, lebih efisien, bisa diatur masa berbunga/berbuahnya, dan keuntungan maksimal. Hal lain yang mendorongnya untuk melakukan usaha pembibitan buah karena ia ingin memproduksi banyak bibit dengan keaslian dan kemurnian untuk menghasilkan kualitas buah yang baik.

Selain Durian Merah, di kebunnya Wawan juga membudidaya bibit buah lain termasuk bibit tanaman yang cukup langka seperti bibit kayu gaharu, cendana, jahe emprit dan lain-lain. Saat ini Wawan mempunyai sekitar 10 ribu bibit tanaman buah.

Prospek dan Persaingan. Di antara jenis bibit tanaman buah yang dibudidaya Wawan, bibit Durian Merah teryata lumayan banyak peminatnya walaupun harganya cukup mahal. Apalagi dalam setahun terakhir buah Durian Merah sangat diburu oleh masyarakat terutama penggemar durian karena manfaat durian ini diyakini bisa mencegah dampak penuaan, menurunkan tekanan darah (zat besi), buah dan akarnya berkhasiat untuk mengatasi bengkak, penyakit kulit, dan penyakit kuning.

Diakui Wawan, prospek usaha di bidang pembibitan ternyata masih terbuka luas, apalagi dengan adanya varietas-varietas tanaman buah-buahan langka sangat digemari oleh para hobiis. Jumlah para pelaku usaha ini masih kurang dibandingkan besarnya permintaan bibit tanaman, terutama bibit Durian Merah. Adapun strategi persaingan Wawan antara lain mengutamakan keaslian/kemurnian bibit, melakukan inovasi, pemasaran via online dan kejujuran serta keuletan dalam mengambil peluang.

Harga. Bibit Durian Merah asli Banyuwangi yang dijual Wawan bervariasi dan tergolong mahal karena termasuk jenis langka, tetapi bagi pelanggan harga tersebut tidak jadi masalah. Adapun harga bibit Durian Merah setinggi 10-20 cm sekitar Rp 150-200 ribu/batang, bibit setinggi 30-40 cm Rp 250-300 ribu/batang, dan bibit setinggi 45-60 cm sekitar Rp 350-500 ribu/batang.

Wawan paling banyak menjual bibit Durian Merah ukuran 45-50 cm umur sekitar 7-8 bulan seharga Rp 350 ribu/batang untuk wilayah Jawa, dan Rp 500 ribu/batang untuk luar Jawa. Harga tersebut sudah termasuk ongkos kirim dan harga masih bisa berubah tergantung ukuran batang dan polybag.

Selain eceran, Wawan juga menjual bibit secara grosir dengan diskon sekitar 10-20% tergantung jumlah pemesanan. Minimal pesanan 10 batang bibit untuk semua jenis bibit. Sementara pengemasan bibit biasanya menggunakan kardus bekas dan peti kayu yang ia beli dari pengepul barang bekas dan tukang kayu di daerah Banyuwangi. Pengiriman bibit biasanya melalui jasa ekspedisi cargo baik via darat maupun udara.

Pemasaran. Pada awal usaha, Wawan lebih banyak menjual Durian Merah ke penghobi durian di sekitar Banyuwangi dan Jember. Selanjutnya ia juga rajin mengikuti berbagai pameran, mengikuti kontes durian di Jawa Timur bahkan pernah memenangkan kontes durian nasional dari hasil pembibitannya. Selain itu ia melakukan promosi lewat website dan jejaring sosial di internet. Dengan cara-cara tersebut, Wawan mampu mendongkrak penjualan hingga memiliki pelanggan di seluruh Indonesia dan sampai ke Malaysia.

Pelanggan selain dari kalangan penyuka durian, ada juga penjual tanaman, kolektor tanaman atau untuk kebutuhan produksi herbal. Wawan juga memberikan garansi selama 1-2 bulan. Jika tanaman mati karena kualitasnya kurang bagus akan diganti dengan yang baru, namun jika tanaman mati karena kesalahan dalam perawatan, maka garansi tidak berlaku.

Pembeli biasanya datang langsung ke kebun/kios Wawan di Dusun Lemarang Desa Tamansuruh Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. Bagi pembeli yang datang langsung ke lokasi usahanya untuk membeli Durian Merah, tidak ada minimal pembelian. Kecuali pesanan yang dikirim melalui jasa pengiriman, batas minimal order senilai Rp 500 ribu dengan biaya kirim ditanggung pemesan dan sistem pembayaran diterapkan secara cash.

Saat ini Wawan mampu menjual sekitar 100 bibit Durian Merah asli daerahnya. Jika ditambahkan penjualan dari jenis bibit tanaman buah lainnya, maka omset yang diperoleh sekitar Rp 35 juta dengan keuntungan 70%. Penjualan bibit Durian Merah menyumbang pemasukan sekitar 60%.

Terkadang Wawan kewalahan jika ada pesanan borongan atau proyek dari instansi dalam program penghijauan. Untuk itu ia sering bekerja sama dengan para petani dan penghobi tanaman buah yang ada di Banyuwangi sebagai pengepul atau rekan pemasarannya. Untuk memenuhi permintaan bibit Durian Merah setiap bulan, Wawan juga bekerja sama dengan pemilik indukan Durian Merah di daerahnya yang memiliki sekitar 20-30 indukan pohon Durian Merah dengan umur di atas 10 tahun. Wawan saat ini memiliki sekitar 10-15 pohon indukan Durian Merah. Tiap bulan, dari satu pohon indukan bisa menghasilkan 5-10 batang bibit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.